24.150 Pengunjung Meriahkan Benteng Culture Festival, Omzet UMKM Capai Rp287,5 Juta

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Des 2025 10:56 85 Nazwa

KOTA TANGERANG | BD – Festival Budaya Kota Tangerang, yang dikenal sebagai Benteng Culture Festival 2025, secara resmi ditutup pada hari Minggu tanggal 7 Desember 2025.

Acara yang menjadi tempat berkumpulnya seniman, pelaku tradisi, dan pegiat budaya ini diselenggarakan dari tanggal 5 hingga 7 Desember di Metropolis Town Square, Kota Tangerang. Sepanjang tiga hari pelaksanaannya, festival tersebut berhasil menarik sebanyak 24.150 orang yang menikmati berbagai pertunjukan seni dan budaya khas daerah, termasuk penampilan dari grup musik terkenal, seperti D’Massiv yang merupakan salah satu band top di Indonesia.

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, yang turut hadir dan menutup acara, menyatakan bahwa Benteng Culture Festival bukan sekadar hiburan semata, melainkan manifestasi kecintaan dan kebanggaan terhadap warisan budaya nasional.

“Festival ini juga berfungsi sebagai peringatan atas nilai-nilai kemanusiaan, di mana kita merayakan persatuan, kerja sama, keragaman, dan sikap saling menghormati sebagai satu bangsa,” kata Wakil Wali Kota dalam pidatonya pada malam Minggu.

Maryono menambahkan bahwa Pemerintah Kota Tangerang tetap berkomitmen untuk mendorong kemajuan khazanah budaya lokal.

“Langkah ini krusial untuk memperkokoh ketahanan budaya serta berkontribusi pada kemajuan budaya Indonesia di era globalisasi. Semangat gotong royong dan solidaritas adalah inti yang terus kita pelihara,” ujarnya.

Dengan keberhasilan festival budaya terbesar di Kota Tangerang ini, Maryono mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat—panitia, seniman, budayawan, sponsor, warga, serta semua unsur pendukung.

“Semoga setelah acara ini selesai, semangat menjaga budaya tetap berkembang di masyarakat, meningkatkan rasa bangga terhadap identitas Kota Tangerang, dan mendorong lebih banyak kegiatan positif di masa depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, dalam laporannya menjelaskan bahwa festival ini tidak hanya berperan sebagai arena silaturahmi bagi para pelaku seni budaya, tetapi juga sebagai pendorong ekonomi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Selama tiga hari berlangsung, Festival Budaya Kota Tangerang mencatat transaksi UMKM sebesar Rp 287.500.000. Di samping itu, pedagang, pengusaha, serta penyewa di sekitar dan dalam area Metropolis Town Square mengalami kenaikan pendapatan hingga 30–50% dibandingkan hari-hari biasa,” terang Boyke. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA