Santri Daar El-Huda Dibekali Arah Masa Depan, Belasan Kampus Hadir dalam Program Kampus dan Karier

waktu baca 2 menit
Senin, 11 Mei 2026 15:00 2 Nazwa

TANGERANG | BD — Upaya menyiapkan generasi santri menghadapi jenjang pendidikan tinggi dan dunia kerja terus dilakukan Pondok Pesantren Daar El-Huda, Sukabakti, Curug, melalui kegiatan “Kampus dan Karier” yang digelar pada Minggu, 10 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi santri kelas enam untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan, pilihan jurusan, hingga peluang karier di masa depan.

Menghadirkan lebih dari 10 perguruan tinggi, kegiatan tersebut berlangsung dinamis melalui sesi open booth kampus yang memungkinkan para santri berinteraksi langsung dengan perwakilan kampus, yang sebagian besar merupakan alumni pesantren. Dalam sesi ini, para alumni memperkenalkan profil kampus, program studi, suasana akademik, hingga pengalaman mereka selama menempuh pendidikan tinggi.

Tidak hanya mengenalkan dunia kampus, kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang profesi untuk memberikan pembekalan kepada para santri.

Pada sesi materi, Mahsya Reyhan Al Rasyid, S.Hum. menyampaikan pemaparan mengenai sistem pendidikan tinggi di Indonesia. Ia menjelaskan berbagai jalur masuk perguruan tinggi, jenis institusi pendidikan, serta persiapan yang perlu dilakukan santri sebelum melanjutkan studi.

Selanjutnya, Gina Nabila Oktaviani membawakan materi tentang perencanaan karier. Dalam pemaparannya, para santri diajak mengenali potensi diri, menentukan tujuan hidup, serta menyusun langkah strategis untuk meraih cita-cita.

Wawasan peserta juga diperluas melalui sesi eksplorasi profesi di bidang kesehatan yang disampaikan oleh Durrotul Affiatis Salisah, A.Md.Kes. dan Putri Meylina Rosa, A.Md.Kep. Keduanya memberikan gambaran mengenai peluang studi dan prospek karier di sektor kesehatan, sekaligus membagikan pengalaman profesional yang inspiratif.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan santri, mulai dari pemilihan jurusan, tantangan dunia perkuliahan, hingga peluang kerja setelah lulus.

Dalam wawancara bersama Nita, Ustadz Dika Surya Agustian, S.Pd., selaku Ketua Umum Fatiha Forum, menegaskan bahwa pendidikan memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar proses belajar di ruang kelas.

Sementara itu, Ustadz Salim, S.Pd., selaku wali kelas enam, menyampaikan bahwa pendidikan sejatinya adalah latihan berpikir dan membangun keberanian untuk mewujudkan impian.

Melalui program ini, Pondok Pesantren Daar El-Huda tidak hanya membekali santri dengan ilmu agama, tetapi juga membuka cakrawala mereka terhadap dunia akademik dan profesional. Kegiatan “Kampus dan Karier” diharapkan mampu menjadi pijakan awal bagi para santri dalam menentukan arah pendidikan sekaligus menata masa depan dengan lebih terencana.

Penulis: Nita Nuranasya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA