Bantuan Peralatan Usaha Disalurkan, Maesyal Rasyid Tekankan Pentingnya Kemandirian Ekonomi

waktu baca 3 menit
Selasa, 15 Sep 2026 21:43 10 Nazwa

TANGERANG | BD — Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menekankan pentingnya kemandirian ekonomi dalam pelaksanaan Program Wirausaha Baru (WUB) di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, bantuan peralatan usaha yang diberikan pemerintah harus menjadi pijakan bagi masyarakat untuk membangun dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Pesan tersebut disampaikan Maesyal saat Pemkab Tangerang menyalurkan bantuan peralatan usaha kepada 12 kelompok WUB yang terdiri atas 48 penerima manfaat dari tiga kecamatan, Selasa (15/9/2026).

Maesyal mengatakan, bantuan yang diberikan tidak semestinya hanya dipandang sebagai fasilitas yang diterima masyarakat. Peralatan tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas, kualitas usaha, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan.

“Bantuan peralatan usaha ini jangan hanya dilihat sebagai bantuan semata, melainkan sebagai modal awal untuk membangun kemandirian ekonomi. Saya berharap peralatan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dirawat, dan dipergunakan untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas usaha secara berkelanjutan,” ujar Maesyal Rasyid.

Menurutnya, kemandirian ekonomi masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat perekonomian daerah. Semakin banyak masyarakat yang mampu membangun usaha dan memiliki penghasilan secara mandiri, semakin besar pula kontribusinya terhadap ketahanan ekonomi di tingkat daerah.

“Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memiliki usaha dan penghasilan yang mandiri, perekonomian daerah kita akan semakin kuat. Ini sejalan dengan komitmen Pemkab Tangerang untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” tegasnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Maesyal meminta para wirausahawan baru tidak berhenti setelah menerima bantuan. Penerima manfaat didorong untuk terus meningkatkan keterampilan, berinovasi, menjaga kualitas produk maupun layanan, serta membaca peluang pasar yang dapat mendukung perkembangan usaha.

Ia memberikan perhatian khusus kepada penerima manfaat dari berbagai bidang usaha. Pelaku usaha barista didorong untuk meningkatkan kemampuan mengolah kopi berkualitas dan menciptakan produk yang memiliki daya saing.

Sementara itu, pelaku usaha las listrik diingatkan agar menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas sekaligus menjaga kualitas layanan. Adapun kelompok usaha menjahit alas kaki diharapkan terus berkreasi untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk.

Maesyal menilai, keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh bantuan yang disalurkan pemerintah. Kemauan penerima manfaat untuk mengembangkan kemampuan dan mengelola usaha secara konsisten juga menjadi faktor penting agar program tersebut memberikan dampak jangka panjang.

“Keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga pada kemauan penerima manfaat untuk terus mengembangkan keterampilan, menjaga kualitas produk, membangun jejaring usaha, dan memanfaatkan peluang pasar yang ada,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maesyal turut mengapresiasi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang beserta jajaran, Forkopimcam, serta pemerintah desa dan kelurahan yang telah mendukung pelaksanaan Program WUB.

Adapun 12 kelompok penerima bantuan tersebut terdiri atas empat kelompok usaha las listrik dengan 16 penerima manfaat dari Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug; empat kelompok usaha barista dengan 16 penerima manfaat dari Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan; serta empat kelompok usaha menjahit alas kaki dengan 16 penerima manfaat dari Desa Sentul, Kecamatan Balaraja.

Melalui Program WUB, Pemkab Tangerang mendorong bantuan yang diberikan tidak berhenti sebagai dukungan sesaat, tetapi menjadi bagian dari proses membangun masyarakat yang produktif, mandiri, dan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA