TANGERANG | BD — Sebuah insiden mengejutkan terjadi pada Haikal, seorang anak berusia 10 tahun yang tinggal di Kampung Kohod, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji. Ia diserang oleh buaya saat sedang memancing.
Albar, salah satu penduduk setempat, menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung pada siang hari, 24 Maret 2025.
“Korban sedang memancing bersama dua temannya di sebuah kubangan dekat Kali Cisadane. Tiba-tiba, buaya muncul dan menyerang,” ungkapnya, Rabu, 26 Maret 2025.
Buaya tersebut menyerang Haikal saat ia duduk, sehingga ia tidak memiliki waktu untuk melarikan diri. “Ia digigit di paha, tetapi beruntung gigitan itu dilepaskan saat ia berjuang untuk melepaskan diri,” tambah Albar.
Awalnya, insiden ini tidak diketahui oleh warga karena Haikal tidak menceritakannya, bahkan kepada orang tuanya. Namun, keesokan harinya, ia tidak bisa berjalan, dan ibunya terkejut saat mengetahui penyebabnya.
“Pada Selasa sore, ia akhirnya menceritakan bahwa ia diserang buaya. Saya dan beberapa warga langsung menuju lokasi untuk mencari buaya tersebut hingga malam, tetapi tidak berhasil. Pagi ini, sekitar pukul 08.00, kami menemukannya,” jelas Albar.
Albar menceritakan bahwa untuk menangkap buaya sepanjang dua meter itu, awalnya hanya ada empat orang yang terlibat. Mereka membawa tali untuk menjebak hewan tersebut. “Awalnya hanya berempat, tetapi kemudian semakin banyak warga yang bergabung. Ketika buaya melawan dan membuka mulutnya, kami segera menjebak mulutnya dengan tali dan menariknya ke atas,” terangnya.
Proses penangkapan berhasil, dan buaya tersebut kemudian diikat. Albar melaporkan kejadian itu ke Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, yang segera datang untuk mengevakuasi buaya tersebut. “Karena saya tidak tahu harus berbuat apa dengan buaya ini, saya melapor ke BPBD. Buaya itu dievakuasi sekitar pukul 11.30 WIB,” katanya.
Sementara itu, Haikal, yang menjadi korban serangan buaya, kini sedang dirawat di Rumah Sakit Mitra Husada, Kampung Melayu, Teluknaga. Dalam video amatir terlihat luka bekas gigitan di paha kanannya yang cukup dalam.
“Informasinya, ia sudah menjalani operasi,” tambah Albar.
Petugas Damkar dari Pos Pakuhaji mengevakuasi buaya yang menyerang seorang anak berusia 10 tahun di Kampung Kohod, Desa Kohod, Pakuhjai, Kabupaten Tangerang, Rabu, 26 Maret 2025. (Foto: Dok. BPBD Kabupaten Tangerang)
Petugas Damkar Pos Pakuhaji telah berhasil mengevakuasi buaya yang menyerang Haikal.
“Kami sudah mengamankan buaya tersebut ke Mako BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang) di Curug,” kata Tohir, Danru Pos Damkar Pakuhaji kepada TangerangDaily.
Proses evakuasi buaya dilakukan menggunakan kendaraan operasional Damkar Pos Pakuhaji, dengan buaya diikat di atas kendaraan yang dilengkapi rak tambahan.
Buaya yang berhasil ditangkap oleh warga sekitar pukul 08.00 WIB ini menambah jumlah hewan buas jenis predator yang saat ini diamankan di Mako BPBD Kabupaten Tangerang.
“Saat ini ada dua buaya yang diamankan di Mako,” tambahnya.
Tohir menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh, warga sudah mengetahui keberadaan buaya di lokasi tersebut, tetapi karena tidak pernah menyerang sebelumnya, mereka tidak merasa terancam.
“Jadi ini adalah kali pertama ada yang diserang, selama ini warga tidak merasa khawatir karena menganggap buaya itu jinak,” katanya. (*)
2 hari lalu
[…] “Berdasarkan temuan ini, kami menduga bahwa transaksi pembelian minyak goreng CP10 ini bersifat fiktif, yang berpotensi merugikan negara hingga miliaran rupiah,” jelasnya. (*) […]
2 hari lalu
[…] 3 detik lalu Sejumlah Menteri, Panglima TNI dan Kapolri Cek Pelabuhan Merak 1 jam lalu Bocah 10 Tahun di Kohod Tangerang Diserang Buaya Saat Mancing 3 jam lalu Wabup Pandeglang Klarifikasi Isu THR Pegawai Dibayar Setelah Lebaran 10 jam […]