Andra Soni: Kota Tangerang Maju Pesat, Pemprov Banten Fokus Kurangi Kesenjangan Wilayah

waktu baca 3 menit
Minggu, 1 Mar 2026 15:30 8 Nazwa

TANGERANG | BD – Gubernur Andra Soni memberikan apresiasi tinggi terhadap peringatan hari jadi ke-33 Kota Tangerang. Ia optimistis kota tersebut dapat terus mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan berbagai aspek pembangunan yang telah tercapai.

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk menekan kesenjangan antardaerah. Targetnya adalah menciptakan pembangunan yang berkeadilan sehingga seluruh wilayah di Banten dapat berkembang secara seimbang.

“Selamat ulang tahun ke-33 Kota Tangerang. Kota mandiri ini telah menunjukkan kemajuan yang sangat signifikan dan menjadi contoh nyata kota berkembang di Provinsi Banten,” tutur Andra Soni dalam Rapat Parupati RSUD Kota Tangerang di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (28/2/2026).

Gubernur menambahkan, kemajuan suatu wilayah kerap diikuti oleh kompleksitas tantangan yang semakin beragam. Untuk mengatasinya, ia menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan melalui model pentahelix guna membangun kota secara kolektif.

Andra Soni menjelaskan bahwa Tangerang Regency, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan saat ini merupakan kawasan maju di Provinsi Banten. Menyadari hal itu, ia menyatakan akan memprioritaskan perhatian pada wilayah Lebak dan Pandeglang pada awal masa kepemimpinannya. Tujuannya adalah mengurangi kesenjangan pembangunan sehingga seluruh daerah bisa tumbuh secara proporsional.

Mengenai posisi geografis Kota Tangerang yang strategis berdekatan dengan pusat ekonomi nasional, Andra Soni menilai ini merupakan keunggulan yang perlu dimaksimalkan. Ia mengakui bahwa dalam kurun waktu 33 tahun terakhir, kemajuan di berbagai sektor terasa nyata, terutama di bidang pendidikan. Dulunya fasilitas sekolah masih sangat terbatas, kini pemerintah daerah telah menyediakan pendidikan gratis sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah.

Dirinya juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Banten sedang menyiapkan program serupa untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh. Rencananya, pemerintah akan mengembangkan sekolah berbasis keagamaan setingkat SMA.

Dalam kesempatan berbeda, Andra Soni menjelaskan bahwa sertifikat Situ Cipondoh telah dikembalikan sehingga pengelolaanannya kini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten. Saat ini, pemerintah sedang melakukan peninjauan ulang terkait luas hak guna usaha (HGU) yang sebelumnya diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dibandingkan dengan kondisi actual lapangan.

Ke depan, lanjut ia, Situ Cipondoh tidak hanya berfungsi sebagai waduk penampung air, tetapi juga akan dikembangkan menjadi kawasan yang mendukung aktivitas ekonomi dan berbagai kegiatan positif bagi masyarakat. Mengenai masalah sampah dan banjir, ia menyebutkan bahwa penanganan difokuskan pada perbaikan infrastruktur saluran air, termasuk Sungai Cirarab dan Sungai Angke.

Di sisi lain, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan bahwa usia 33 tahun merupakan momen penting untuk merenungkan berbagai perjalanan dan tantangan yang telah dilewati. Ia menekankan bahwa capaian pembangunan yang ada saat ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak.

“Dengan semangat kerja sama pentahelix, kami berharap Kota Tangerang di usia ke-33 dapat semakin berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh warga,” tutup Sachrudin. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA