Site icon BantenDaily

Antisipasi Kondisi Darurat Atlet, Dinkes Tangsel Tempatkan Ambulans di Setiap Venue Porprov

Antisipasi kondisi darurat atlet, Dinkes Tangsel menempatkan ambulans dan personel medis di setiap venue pertandingan Porprov 2026.

Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan langkah antisipasi kondisi darurat selama Porprov VII Banten 2026, termasuk penempatan ambulans dan personel medis di setiap venue pertandingan untuk memastikan atlet mendapatkan pertolongan apabila dibutuhkan. (Foto: Ist)

KOTA TANGSEL | BD — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan layanan kegawatdaruratan medis di seluruh lokasi pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin dialami atlet maupun pihak lain selama kompetisi berlangsung.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni menempatkan ambulans beserta personel medis di masing-masing venue pertandingan. Dengan kesiapan tersebut, peserta yang membutuhkan pertolongan diharapkan dapat segera memperoleh penanganan medis tanpa harus menunggu terlalu lama.

Kepala Dinkes Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan pihaknya menyiapkan 79 unit ambulans yang didukung 237 personel. Tim medis tersebut terdiri dari dokter, perawat, serta pengemudi ambulans yang akan bertugas di lokasi pertandingan.

“Kita menyiapkan sebanyak 79 ambulans dengan 237 personel yang terdiri dari dokter, perawat, serta satu pengemudi ambulans. Mereka ditempatkan di masing-masing venue,” ujar Allin, Kamis (5/11/2026).

Penempatan ambulans di setiap venue menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan pertolongan medis selama pertandingan. Hal ini penting mengingat aktivitas olahraga dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan maupun cedera yang membutuhkan penanganan segera.

Atlet Diimbau Tidak Memaksakan Kondisi Fisik

Selain menyiapkan fasilitas dan tenaga medis, Dinkes Tangsel juga mengingatkan pentingnya kesadaran seluruh peserta dalam menjaga keselamatan selama pertandingan.

Allin mengimbau atlet, wasit, dan pihak terkait untuk saling memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Menurutnya, peserta tidak seharusnya memaksakan diri apabila kondisi fisik sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan kompetisi.

“Kita lebih mengimbau kepada para atlet serta pihak terkait, termasuk wasit, untuk bekerja sama. Kalau ada peserta yang sudah tidak bisa menjalankan pertandingan, itu yang harus saling kita ingatkan,” jelasnya.

Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan agar risiko gangguan kesehatan selama pertandingan dapat diminimalkan. Perhatian terhadap kondisi fisik peserta juga diperlukan agar keselamatan tetap menjadi prioritas di tengah persaingan meraih prestasi.

Melalui penempatan ambulans dan personel medis di setiap venue, Dinkes Tangsel berupaya memastikan kebutuhan pertolongan kesehatan dapat direspons selama Porprov VII Banten 2026 berlangsung. (Idris Ibrahim)

Exit mobile version