Banjir Kosambi Jadi Perhatian, Pemkab Tangerang Rencanakan Pembangunan Pompa Banjir

waktu baca 2 menit
Selasa, 13 Jan 2026 19:40 104 Nazwa

TANGERANG | BD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyelenggarakan rapat koordinasi (Rakor) mengenai penanggulangan banjir di wilayah Kecamatan Kosambi, yang berlangsung di Aula Gedung eks DPRD Tangerang pada Selasa (13/01/26).

Dalam acara tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyatakan bahwa rakor ini merupakan kelanjutan dari inspeksi lapangan ke area banjir di Kecamatan Kosambi, yang dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi serta aliran air dari daerah tetangga seperti Cengkong dan Belimbing, yang masuk ke saluran drainase Kosambi.

“Rakor ini merupakan langkah lanjutan dari kunjungan ke lokasi banjir di Kosambi. Saya mohon maaf, banjir ini tidak hanya disebabkan oleh curah hujan yang cukup deras, tetapi juga oleh limpahan air dari Kosambi, Cengkong, Belimbing, dan wilayah lain yang mengalir ke saluran yang sama,” kata Bupati Maesyal Rasyid.

Ia melanjutkan bahwa meskipun analisis teknis dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air belum sepenuhnya selesai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tetap mengumpulkan saran dan data dari warga setempat sebagai fondasi awal untuk menemukan cara penanggulangan banjir yang cepat dan tepat. Sebagai awalan, Pemkab Tangerang berencana membangun pompa banjir dan pintu air di Desa Salembaran Jati serta bagian barat Kosambi. Pompa yang akan dipasang mampu menangani 3 meter kubik air per menit, dengan fungsi memindahkan air dari zona banjir ke area pembuangan Rawa Lumpang atau saluran perimeter PIK 2.

“Untuk lokasi pemasangan pompa banjir di Desa Salembaran Jati, meliputi: RW 07, RW 02, RW 31. Sedangkan di Kosambi Barat, direncanakan dua titik rumah pompa, yaitu: RW 05, RW 03,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk menjalin koordinasi intensif dengan instansi terkait, masyarakat, dan pihak lain agar penanggulangan banjir dapat berjalan efektif dan berkesinambungan.

“Untuk area banjir di Perumahan Duta Bandara, pada APBD-P 2025 telah disiapkan anggaran untuk pembangunan pintu air di outlet saluran pembuangan Duta Bandara, dan selanjutnya direncanakan pembangunan pompa banjir untuk mengontrol rob dari Kali Prancis berdasarkan kajian teknis serta permintaan warga,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa pihaknya sedang dalam proses koordinasi dengan PT Angkasa Pura sebagai pemegang kepentingan di lokasi tersebut, agar rencana pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di Perum Duta Bandara segera mendapat dukungan dan izin.

“Kami akan terus mencari pendekatan terbaik bersama masyarakat dan aparat daerah supaya masalah banjir ini dapat diatasi secara bertahap dan lestari,” tutupnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA