Site icon BantenDaily

Beasiswa Tangerang Gemilang 2026 Diperluas, Mahasiswa Aktif dan Tingkat Akhir Ikut Difasilitasi

Pemkab Tangerang memperluas Beasiswa Gemilang 2026 bagi mahasiswa aktif hingga tingkat akhir penyusun skripsi.

Para peserta Program Beasiswa Tangerang Gemilang 2026 menunggu giliran wawancara di GSG Tigaraksa, Selasa (12/5/2026). Program beasiswa tahun ini diperluas untuk mahasiswa aktif hingga mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi. (Foto : Ist)

TANGERANG | BD — Pemerintah Kabupaten Tangerang memperluas cakupan Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun Anggaran 2026 dengan menyasar mahasiswa aktif hingga mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan akses pendidikan tinggi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.

Tahapan seleksi wawancara program beasiswa tersebut digelar di dua lokasi berbeda, yakni Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa dan Masjid Agung Al-Amjad, Selasa (12/5/2026). Sebanyak 1.570 peserta tercatat mengikuti proses seleksi lanjutan setelah lolos tahap administrasi secara daring.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Chaidir, mengatakan perluasan program dilakukan agar bantuan pendidikan tidak hanya dinikmati calon mahasiswa baru, tetapi juga mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

“Hari pertama seleksi diperuntukkan bagi calon mahasiswa baru, sedangkan hari kedua dikhususkan bagi mahasiswa aktif dan mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi. Jadi program ini mencakup jenjang pendidikan yang lebih luas,” ujar Chaidir.

Ia menjelaskan, Program Beasiswa Tangerang Gemilang diprioritaskan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang yang masuk kategori Desil 1, 2, 3, dan 4 atau keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, tim seleksi melakukan verifikasi faktual terhadap kondisi peserta.

“Verifikasi dilakukan melalui pengecekan foto rumah tampak depan, samping, dan belakang, serta kapasitas listrik rumah maksimal 900 watt,” katanya.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Menurut dia, peningkatan kuota penerima beasiswa menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung generasi muda Kabupaten Tangerang agar dapat mengenyam pendidikan tinggi.

“Tahun 2025 penerima beasiswa sebanyak 235 orang, sedangkan tahun 2026 meningkat menjadi sekitar 650 orang. Kami ingin semakin banyak anak-anak Kabupaten Tangerang bisa kuliah gratis hingga wisuda,” kata Maesyal.

Ia juga memastikan seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan tanpa adanya titipan maupun intervensi pihak tertentu. Menurutnya, integritas program harus dijaga agar penerima beasiswa benar-benar sesuai kriteria dan memiliki potensi akademik.

Selain memperluas sasaran penerima, Pemkab Tangerang juga terus menambah jaringan kerja sama perguruan tinggi. Saat ini, pemerintah daerah telah bermitra dengan 33 universitas dan tengah menjajaki kolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung.

Program Beasiswa Tangerang Gemilang diharapkan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan sekaligus menciptakan generasi muda yang unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (*)

Exit mobile version