TANGERANG | BD — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengajak Universitas Dharma Indonesia (UNDHI) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam mendukung Program Beasiswa Tangerang Gemilang.
Ajakan tersebut disampaikan Maesyal Rasyid saat menghadiri acara Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 UNDHI yang digelar di Aston Cimone Hotel and Convention Center, Sabtu (15/8/2026).
“Mudah-mudahan dari Universitas UNDHI ini juga bisa bekerja sama dan berkolaborasi dengan kami dalam rangka upaya mencerdaskan bangsa melalui proses belajar mengajar anak-anak didik kita melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang,” ujar Maesyal.
Ia mengatakan, Pemkab Tangerang terus memperluas program beasiswa bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Program tersebut diprioritaskan bagi keluarga yang masuk dalam Desil 1 hingga 5, sehingga anak-anak mereka tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Menurut Maesyal, Pemkab Tangerang telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung pendidikan tinggi bagi masyarakat. Pada 2025, sebanyak 235 mahasiswa telah diberangkatkan untuk menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
“Pada 2025 kami telah mengirimkan sebanyak 235 mahasiswa. Ada yang ke Kairo 20 orang, Swiss German University 30 orang, kemudian ke Unpad, Untirta, dan IPB. Mereka kami biayai selama kuliah hingga lulus, tanpa mengeluarkan biaya satu rupiah pun,” ungkapnya.
Selain mahasiswa, Pemkab Tangerang juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik. Sekitar 400 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) telah dibantu untuk menyelesaikan pendidikan sarjana di sejumlah perguruan tinggi.
Sementara pada 2026, Pemkab Tangerang memberikan bantuan beasiswa pendidikan secara gratis kepada lebih dari 1.170 mahasiswa dan guru.
“Alhamdulillah, sudah dua tahun ini kami memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan sampai mereka lulus tanpa mengeluarkan biaya Rp1 pun. Alhamdulillah, sudah ada juga dua anak yatim yang kami kuliahkan di Fakultas Kedokteran,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Maesyal juga berpesan kepada para wisudawan dan wisudawati bahwa prosesi wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat.
“Hari wisuda bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Justru wisuda merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi,” tegasnya.
Ia menilai perkembangan teknologi, digitalisasi, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta perubahan global yang berlangsung cepat telah menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda.
Karena itu, perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga harus mampu membentuk lulusan yang inovatif, adaptif, kreatif, serta mampu membaca peluang dan menghadapi perubahan zaman.
“Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Pergunakan ilmu yang diperoleh bukan sekadar menjadi gelar di atas kertas, tetapi menjadi bekal untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Maesyal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika UNDHI yang dinilai konsisten berkontribusi dalam mencetak generasi muda dan calon pemimpin masa depan yang tangguh, adaptif, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan global.
“Terima kasih kepada seluruh civitas akademika UNDHI, Pak Rektor, Pak Wakil Rektor, juga kepada para orang tua yang hadir pada kesempatan ini. Kami bangga sekali kepada anak-anak kita, calon-calon pemimpin di masa yang akan datang,” pungkasnya. (*)
