TANGERANG | BD — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengapresiasi penyelenggaraan Rajawali Junior League 2026 kelompok usia U-10 dan U-13 yang dinilai menjadi salah satu wadah untuk membina bibit-bibit muda sepak bola sejak usia dini.
Kejuaraan yang digelar di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, tersebut resmi ditutup oleh Maesyal Rasyid pada Minggu (30/8/2026). Kompetisi ini menjadi ruang bagi para pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengembangkan kemampuan mereka di lapangan.
Dalam sambutannya, Maesyal menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara yang telah memilih Sport Center Kelapa Dua sebagai lokasi pelaksanaan Rajawali Junior League. Ia juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif penyelenggaraan kompetisi usia dini tersebut.
“Terima kasih, kami dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan oleh Rajawali Junior League ini, usia 10 dan usia 13 yang perdana sekali. Kami juga apresiasi ini sebagai bagian upaya pembinaan bibit-bibit muda sepak bola,” ujar Maesyal.
Menurut Maesyal, kompetisi sepak bola usia dini memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal atmosfer pertandingan. Melalui kompetisi, kemampuan pemain dapat terus diasah sekaligus menjadi bagian dari proses pembentukan talenta sepak bola sejak usia muda.
Ia berharap Rajawali Junior League dapat terus diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Tidak hanya dari sisi pelaksanaan, Maesyal juga berharap cakupan peserta dan kualitas kompetisi dapat semakin berkembang sehingga lebih banyak anak memiliki kesempatan untuk berpartisipasi.
“Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan dari Rajawali Junior League ini bisa tampil pemain-pemain yang handal untuk sepak bola di tingkat nasional, bahkan internasional,” katanya.
Dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia dini, lanjut Maesyal, juga didukung dengan ketersediaan fasilitas olahraga di Kabupaten Tangerang. Ia menyebut terdapat 29 kecamatan di wilayah tersebut dan masing-masing memiliki stadion sepak bola yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Di Kabupaten Tangerang ada 29 kecamatan. Setiap kecamatan ada stadion sepak bolanya dan khusus di Kecamatan Pagedangan dan Kelapa Dua ini ada Sport Center yang digunakan sebagai home base Persita,” ungkapnya.
Keberadaan berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung masyarakat dalam mengembangkan aktivitas olahraga, termasuk menjadi ruang bagi anak-anak untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan sepak bola.
Dalam kesempatan tersebut, Maesyal juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pendidikan dan aktivitas olahraga. Menurutnya, prestasi di bidang sepak bola perlu berjalan beriringan dengan pendidikan agar perkembangan anak tetap seimbang.
“Jadi harus seiring, sekolah dengan sepak bola. Satu sisi anak bisa cerdas dan sisi lainnya bisa berprestasi di olahraga, khususnya sepak bola,” tandasnya.
Rajawali Junior League 2026 sendiri mempertandingkan dua kelompok usia. Pada kategori U-10, SDN Pinang 3 berhasil meraih juara pertama, diikuti SDN Pondok Jagung 4 sebagai juara kedua dan SDN Kompleks API sebagai juara ketiga.
Sementara pada kategori U-13, Palapa Mavericks keluar sebagai juara pertama. Beringin Putera menempati posisi kedua, sedangkan ARH FC menjadi juara ketiga.
Berakhirnya Rajawali Junior League 2026 diharapkan tidak sekadar menghasilkan para juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Tangerang. Kompetisi serupa diharapkan terus hadir untuk membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan kecintaannya terhadap sepak bola. (*)
