Bupati Tangerang dan Gubernur Banten Hadiri Haul ke-345 Raden Aria Wangsakara di Pagedangan

waktu baca 3 menit
Kamis, 22 Jan 2026 11:30 100 Nazwa

TANGERANG | BD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, turut hadir dalam peringatan Haul ke-345 Raden Aria Wangsakara yang diselenggarakan di Pendopo Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Aria Wangsakara, Kecamatan Pagedangan, pada malam Rabu (21/01/26).

Dalam acara tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa peringatan Haul ke-345 Raden Aria Wangsakara tidak hanya bertujuan untuk memperingati kontribusi dan perjuangan pahlawan nasional Raden Aria Wangsakara yang telah membangun dan mengembangkan wilayah Tangerang, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat tekad bersama dalam melanjutkan usahanya melalui pengembangan daerah yang lebih berkembang dan makmur.

“Pada momen ini, kehadiran kita semua di sini bukan sekadar kewajiban untuk mengingat dan menghormati pemimpin kita, yakni pahlawan nasional Raden Aria Wangsakara yang telah mendirikan, memimpin, serta mengembangkan Tangerang, melainkan juga untuk mempertegas komitmen kita bersama guna melanjutkan perjuangannya dengan membangun wilayah yang lebih maju dan sejahtera,” kata Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menambahkan bahwa Raden Aria Wangsakara juga dikenal sebagai tokoh ulama dan pemimpin masyarakat yang menyebarkan ajaran Islam serta menanamkan nilai-nilai keislaman dan kemandirian dalam perjuangannya.

“Raden Aria Wangsakara adalah figur ulama dan pemimpin masyarakat yang selalu menekankan nilai-nilai keislaman serta kemandirian dalam usahanya, baik ketika mengusir penjajah maupun dalam penyebaran agama Islam di Banten dan khususnya Tangerang. Hal ini wajib kita lanjutkan sebagai generasi berikutnya,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaannya kepada seluruh panitia serta Pemerintah Kabupaten Tangerang yang menyelenggarakan Haul Raden Aria Wangsakara dengan tema ‘Bangsa Yang Besar Adalah Bangsa Yang Menghargai Jasa Para Leluhurnya’, sebagai langkah untuk terus menjaga dan melestarikan kontribusi para pendahulu.

“Saya, mewakili Pemerintah Provinsi Banten, mengucapkan terima kasih kepada panitia yang terus merawat tradisi untuk mengenang kontribusi para leluhur. Tema Bangsa Yang Besar Adalah Bangsa Yang Menghargai Jasa Para Leluhurnya benar-benar tepat,” ujar Andra Soni.

Selain itu, ia juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para Gubernur Banten sebelumnya yang telah banyak berkontribusi dalam pembangunan dan mencapai prestasi luar biasa untuk kemajuan Provinsi Banten, termasuk Gubernur Wahidin Halim yang membangun jembatan ikonik Aria Wangsakara yang dulunya dikenal sebagai jembatan Bogeg.

“Alhamdulillah, penghargaan juga telah diserahkan. Dalam kesempatan ini, saya juga mewakili Bapak Wahidin Halim, Gubernur Banten sebelumnya, yang telah banyak melakukan pembangunan di Provinsi Banten, salah satu yang menonjol adalah pembangunan jembatan Aria Wangsakara yang dulu bernama jembatan Bogeg,” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa Tangerang, yang dikenal sebagai benteng Provinsi Banten, memiliki posisi dan peran yang sangat penting, terutama dalam mendukung pembangunan Provinsi Banten, di mana Kabupaten Tangerang menjadi salah satu kontributor terbesar.

“Banten merasa bangga karena memiliki pahlawan nasional seperti Raden Aria Wangsakara. Semangat yang bisa kita contoh adalah semangat menjaga pemimpinnya. Hingga saat ini, semua aspek positif yang tercatat dalam data statistik Provinsi Banten, salah satu penyumbang utamanya adalah Kabupaten Tangerang,” tambahnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA