Bupati Tangerang dan Gubernur Banten Tinjau Banjir Situ Gelam, Pompa 2.000 Liter per Detik Dikerahkan

waktu baca 3 menit
Minggu, 25 Jan 2026 13:02 15 Nazwa

TANGERANG | BD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, melakukan kunjungan dan inspeksi ke beberapa lokasi banjir di Perumahan Vila Tomang dan Situ Gelam, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, pada hari Sabtu tanggal 24 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Bupati Maesyal Rasyid menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk mempercepat penanganan banjir di area Situ Gelam melalui kolaborasi dan koordinasi yang intensif.

“Kami bersama Pemerintah Provinsi terus berusaha mempercepat penyelesaian masalah pengairan di Situ Gelam. Sebagai tindakan konkret, Gubernur telah berkomunikasi dengan pihak terkait untuk mengirimkan dukungan teknis tambahan ke daerah yang terkena dampak,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menambahkan bahwa kerja sama dan koordinasi yang ketat ini menunjukkan tanggung jawab penuh pemerintah terhadap kondisi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Hasil koordinasi selanjutnya termasuk pengiriman unit pompa tambahan.

“Saat ini, kami telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane untuk mengirimkan peralatan pompa mobile berkapasitas tinggi, yaitu 2000 liter per detik, guna mempercepat proses pengurasan air. Peralatan tersebut sedang dalam perjalanan,” jelasnya.

Pihaknya berharap penambahan pompa mobile ini dapat mengatasi hambatan dan mempercepat pengurangan volume air di Situ Gelam.

“Langkah ini diharapkan menjadi solusi cepat untuk mengatasi masalah debit air di Situ Gelam, sehingga kegiatan masyarakat dapat kembali normal dalam waktu dekat,” harapnya.

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, menjelaskan bahwa salah satu masalah yang perlu segera ditangani bersama adalah normalisasi Sungai Cirarab, yang melintasi dua wilayah yaitu Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang. Ia juga akan segera mengadakan rapat koordinasi antar-sektor dan wilayah untuk menyepakati visi bersama, baik masalah maupun solusinya secara menyeluruh.

“Salah satu masalah yang harus segera diatasi bersama adalah normalisasi Sungai Cirarab. Hari ini juga melibatkan Balai Besar Ciliwung Cisadane. InsyaAllah pada hari Senin, kami akan menggelar rapat koordinasi untuk membahas hasil inspeksi lapangan dan menyamakan visi serta solusi terbaik secara bersama,” kata Andra Soni.

Menanggapi usulan pembagian biaya dari Bupati Tangerang, pada dasarnya ia sangat mendukung agar penanganan banjir dapat dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif.

“Salah satu usulan pembagian biaya dari Pak Bupati itu, yaitu bupati menyediakan dana, walikota menyediakan dana, gubernur menyediakan dana, dan pusat menyediakan dana. Dengan demikian, kita menangani satu masalah secara menyeluruh. Jadi, bukan hanya memindahkan air, tapi benar-benar mengarahkan air ke jalur yang tepat,” jelasnya.

Ia melanjutkan bahwa langkah-langkah lain seperti menertibkan bangunan yang tidak seharusnya ada di tepi sungai juga harus dilakukan karena hal itu memperlambat aliran air ke muara.

“Contohnya, di tempat ini, seharusnya ada sempadan 20 meter dari sungai, tapi kenyataannya langsung berbatasan dengan tembok. Nah, ini yang harus kita selesaikan dan kerjakan,” tandasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA