KOTA TANGERANG | BD – Pemerintah Kota Tangerang kembali melaksanakan kegiatan normalisasi dengan mengangkat tumpukan sampah yang menghambat aliran air di Kali Ledug tepatnya pada Jembatan Alamanda, wilayah Periuk.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim lapangan lengkap dengan alat berat guna mempercepat proses penanganan penyumbatan sampah di aliran Kali Ledug Periuk. Langkah ini diambil di tengah situasi darurat banjir yang mengancam akibat intensitas curah hujan tinggi yang terjadi beberapa hari belakangan.
“Kami sudah dua hari berturut-turut melakukan pengerukan serta pengangkatan sampah yang terbawa dari daerah hulu dan menumpuk di bagian hilir, sehingga mengganggu kelancaran aliran air Kali Ledug. Hal ini berpotensi menyebabkan genangan air hingga banjir,” ungkap Taufik pada Kamis (2/4/26).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang akan terus melakukan pemantauan secara intensif agar aliran air dapat kembali mengalir lancar dan normal seperti semestinya.
Apalagi, berbagai kawasan di sepanjang tepi Kali Ledug termasuk dalam zona merah yang memiliki risiko banjir tinggi di Kota Tangerang.
“Kami pun sudah menurunkan alat berat untuk mempercepat proses pengerukan dan pengangkatan sampah tersebut. Semua proses ini berjalan tepat sesuai rencana hingga kondisi aliran air di Kali Ledug mulai membaik dan normal kembali,” pungkasnya.
Di samping itu, Pemerintah Kota Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk turut aktif dalam upaya mitigasi banjir melalui menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari pembuangan sampah sembarangan. (*)
