KOTA SERANG – MAN 2 Kota Serang terus mencetak generasi muda mandiri dan berjiwa entrepreneur melalui program praktik bisnis langsung di lapangan. Para siswa dilatih untuk terjun langsung melakoni dunia usaha sejak masih duduk di bangku sekolah.
Program tersebut dilakukan khusus saat hari libur sekolah. Para siswa dibimbing untuk berbisnis dengan berjualan di sejumlah titik keramaian seperti kawasan Pasar Royal dan KP3B Kota Serang dengan pengawasan guru pendamping.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia mengapresiasi atas langkah MAN 2 Kota Serang membangun karakter siswa agar lebih berani, mandiri, dan siap menghadapi tantangan kehidupan.
Menurutnya, pembelajaran kewirausahaan sangat penting diterapkan sejak dini karena mampu membentuk mental petarung dan daya juang para pelajar.
“Ini bukan sekadar belajar jualan, tetapi bagaimana membentuk mental petarung sejak sekolah. Anak-anak dilatih menghadapi dunia nyata, belajar komunikasi, tanggung jawab, dan keberanian mengambil peluang,” ujar Agis usai pertemuan bersama pihak sekolah di Puspemkot Serang, Kamis (7/5/2026).
Wali Asuh Boarding School MAN 2 Kota Serang, Siti Sarifah mengatakan, program kewirausahaan tersebut sudah diterapkan kepada siswa sejak berada di bangku kelas X.
Menurutnya, para siswa diajarkan langsung cara berdagang dan berinteraksi dengan masyarakat sebagai konsumen. Produk yang dijual mayoritas merupakan hasil olahan rumahan milik orang tua siswa.
“Biasanya siswa belajar bisnis dengan cara berjualan di sekitar Pasar Royal dan KP3B saat hari libur sekolah,” kata Siti Sarifah.
Ia menjelaskan, seluruh kegiatan usaha siswa tetap berada dalam pengawasan guru pendamping agar proses pembelajaran berjalan maksimal dan terarah.
Selain melatih keberanian dan rasa percaya diri, program tersebut juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan ekonomi siswa sekaligus membangun karakter mandiri.
Agis menilai, langkah MAN 2 Kota Serang dapat menjadi contoh positif bagi sekolah lain dalam menciptakan generasi muda yang siap bersaing di tengah tantangan ekonomi dan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Menurutnya, anak muda saat ini harus mulai berani menjadi pengusaha dan tidak hanya bergantung pada lapangan pekerjaan yang tersedia.
“Kalau mental usaha sudah dibentuk sejak sekolah, mereka akan lebih siap menghadapi masa depan. Ini bagian dari menciptakan generasi yang mandiri dan tidak mudah menyerah,” ungkapnya.
Lebih jauh, Agis mengatakan Pemerintah Kota Serang juga terus mendorong program “Satu Keluarga Satu Pengusaha” sebagai upaya memperluas lapangan kerja dan membangun semangat entrepreneur di tengah masyarakat.
“Hadirnya program satu keluarga satu pengusaha ini bertujuan membangun spirit entrepreneur di tingkat keluarga, termasuk melibatkan dunia pendidikan,” tutup Agis.
