TANGERANG | BD – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang pada 2025 tercatat mencapai 5,06 persen. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator positif yang menunjukkan semakin kuatnya peran koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menopang perekonomian daerah.
Hal itu disampaikan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat memimpin Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (13/7/2026).
Menurut Bupati Maesyal, pertumbuhan ekonomi daerah tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan para pelaku UMKM yang terus diperkuat melalui berbagai program pembinaan, pendampingan, serta pemberdayaan.
“Koperasi dan UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, roda perekonomian koperasi harus terus berjalan agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Maesyal.
Ia mengungkapkan, geliat sektor UMKM di Kabupaten Tangerang juga terus menunjukkan tren positif. Saat ini jumlah pelaku UMKM telah mencapai sekitar 78 ribu, meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran 61 ribu pelaku usaha.
Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri.
Karena itu, Bupati Maesyal meminta Dinas Koperasi bersama perangkat daerah terkait terus memperkuat fasilitasi, pembinaan, serta pendampingan agar koperasi dan UMKM semakin berkembang dan mampu bersaing.
“Saya meminta Dinas Koperasi bersama perangkat daerah terkait untuk terus meningkatkan fasilitasi, pendampingan, dan pengembangan koperasi maupun UMKM agar jumlahnya terus bertambah dan semakin berdaya saing. Dengan demikian masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen memperluas program pemberdayaan koperasi dan UMKM hingga menjangkau seluruh desa dan kecamatan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus menciptakan pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Melalui penguatan koperasi dan UMKM, Pemkab Tangerang optimistis sektor ekonomi kerakyatan akan terus menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah pada tahun-tahun mendatang. (*)
