Site icon BantenDaily

GP Al Washliyah dan HIMMAH Tangerang Gelar Dialog Pemuda, Evaluasi 1 Tahun Kepemimpinan Maesyal–Intan

Refleksi satu tahun kepemimpinan Tangerang, diskusi pemuda, capaian pembangunan, inovasi layanan publik, dan rekomendasi strategi masa depan.

Perwakilan pemuda dan narasumber menyampaikan pandangan serta rekomendasi dalam rangka mendukung percepatan pembangunan Tangerang yang lebih gemilang. (Foto: Ist)

TANGERANG | BD – Gerakan Pemuda (GP) Al Washliyah bersama Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Kabupaten Tangerang menggelar dialog pemuda untuk mengevaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah. Forum yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Kelapa Dua, Selasa (10/03/2026), ini juga menjadi ruang diskusi bagi generasi muda dalam menyampaikan pandangan serta aspirasi terhadap arah pembangunan daerah menuju visi Tangerang Gemilang.

Ketua Pelaksana kegiatan, Yanto, menyampaikan bahwa dialog tersebut merupakan bentuk partisipasi aktif pemuda dalam mengawal jalannya pemerintahan daerah. Menurutnya, ruang diskusi terbuka seperti ini penting untuk memperkuat tradisi demokrasi yang sehat sekaligus mempertemukan gagasan antara pemerintah dan kalangan muda.

Ia juga mengapresiasi kehadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam kegiatan tersebut. Menurut Yanto, kehadiran pemerintah menunjukkan komitmen untuk membuka ruang komunikasi dan menerima masukan dari masyarakat.

“Kehadiran Bupati Tangerang yang diwakili oleh Kepala Bappeda menjadi bukti bahwa kepemimpinan Bapak Maesyal Rasyid dan Ibu Intan Nurul Hikmah tidak anti-kritik. Pemerintah daerah justru menunjukkan keterbukaan dalam menerima berbagai ide, masukan, dan gagasan konstruktif dari pemuda,” ujarnya.

Dalam pemaparan mengenai perkembangan pembangunan daerah, Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Edwin Mawandy, M.Si, menjelaskan bahwa selama satu tahun kepemimpinan Maesyal–Intan, sejumlah indikator makro menunjukkan tren yang positif. Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang meningkat dari 5,00 persen pada 2024 menjadi 5,27 persen pada 2025. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan dari 76,19 menjadi 76,74.

Selain itu, pemerintah daerah berhasil menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka dari 6,06 persen menjadi 5,94 persen, serta menekan angka kemiskinan dari 6,55 persen menjadi 6,42 persen. Edwin menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai program pembangunan yang difokuskan pada penguatan sektor ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur yang lebih merata.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah terus melakukan transformasi pelayanan publik, termasuk dalam peningkatan akses layanan kesehatan, pengembangan fasilitas pendidikan, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dialog pemuda ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya perwakilan DPD KNPI Kabupaten Tangerang, akademisi dan pengamat kebijakan publik, serta Pimpinan Wilayah (PW) GP Al Washliyah Banten. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan kritis dan masukan konstruktif terkait peran pemuda dalam mendukung sekaligus mengawal pembangunan daerah.

Sebagai bagian dari kontribusi pemuda terhadap pembangunan daerah, GP Al Washliyah Kabupaten Tangerang juga menyerahkan policy brief kepada perwakilan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dokumen tersebut berisi sejumlah rekomendasi strategis dan usulan perbaikan terhadap program-program pembangunan yang sedang berjalan.

“Kami berharap forum refleksi dan dialog seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala. Pemuda harus hadir bukan hanya sebagai pengamat, tetapi juga sebagai mitra kritis sekaligus mitra solusi bagi pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik,” pungkas Yanto. (*)

Exit mobile version