Isra Mikraj 1447 H di Tangsel Jadi Momentum Perubahan Perilaku Peduli Lingkungan

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Jan 2026 20:21 74 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD – Perayaan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dijadikan kesempatan untuk memperkokoh nilai-nilai keagamaan sekaligus mendorong masyarakat melakukan perubahan perilaku, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui penanganan sampah rumah tangga.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, saat ia hadir dalam acara peringatan Isra Mikraj yang berlangsung di Masjid Al I’tishom, pusat pemerintahan Kota Tangsel, pada Selasa tanggal 20 Januari 2026.

“Ini adalah peringatan Isra Mikraj di tingkat Kota Tangerang Selatan, dan saya telah menyampaikan bahwa temanya berkaitan dengan perubahan sikap kita dalam menghormati kesehatan, khususnya pengaturan sampah rumah tangga,” katanya.

Benyamin menjelaskan bahwa acara peringatan Isra Mikraj di Kota Tangerang Selatan ini disusun oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Tangsel sebagai leading sector, dengan kerja sama BKMM-DMI dan Majelis Taklim.

Dalam tausiyah yang dihadiri oleh ribuan jemaah, Benyamin menyoroti pentingnya mengubah perilaku untuk menghargai kesehatan, salah satunya lewat pengelolaan sampah rumah tangga sejak dari asalnya.

Ia menganjurkan warga untuk mulai terbiasa memisahkan sampah, membuat lubang biopori, dan langkah-langkah mudah lainnya yang bisa dilakukan di rumah.

“Saya berharap, dan saya yakin melalui anggota majelis pengajian ini, majelis taklim ini, kita bisa terus menanamkan perubahan perilaku seperti itu,” ujarnya.

Menurut Benyamin, peran majelis taklim dan kelompok pengajian sangat penting dalam menyebarluaskan perubahan sikap di masyarakat, terlebih karena peringatan Isra Mikraj ini diikuti jemaah dari berbagai daerah. Benyamin menyebutkan bahwa jumlah peserta yang datang lebih dari seribu orang.

“Alhamdulillah, jemaahnya ramai. Kapasitas masjid ini sekitar dua ribu, dan hari ini kurang lebih seribu seratus hingga seribu dua ratus jemaah hadir, berasal dari DKM seluruh kecamatan di Tangsel,” tuturnya.

Ia berharap, momen keagamaan seperti Isra Mikraj tidak sekadar acara formal, tetapi juga bisa memicu kesadaran bersama untuk meningkatkan kualitas hidup, merawat lingkungan, serta mempererat nilai-nilai solidaritas di Kota Tangerang Selatan. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA