Jemaat POUK Tesalonika Beribadah di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga

waktu baca 2 menit
Minggu, 5 Apr 2026 16:24 15 Nazwa

TANGERANG | BD – Jemaat POUK Tesalonika di Teluknaga melaksanakan ibadah Paskah di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/4/2026), sebagai lokasi sementara yang difasilitasi pemerintah daerah.

Pelaksanaan ibadah tersebut turut ditinjau langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk unsur TNI-Polri dan perangkat daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa adanya diskriminasi.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Tidak ada niatan untuk melarang atau membatasi, justru kami memfasilitasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga dapat dimanfaatkan sebagai tempat ibadah sementara oleh jemaat, dengan tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan instansi terkait.

“Silakan digunakan untuk ibadah rutin maupun perayaan hari besar selama tidak ada kegiatan lain, dengan tetap berkoordinasi,” katanya.

Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya di Kabupaten Tangerang merupakan kekuatan yang harus dijaga melalui semangat toleransi dan saling menghormati.

“Siapa pun yang berada di Kabupaten Tangerang akan kami lindungi tanpa membedakan latar belakang. Ini komitmen kami dalam menjaga kondusivitas wilayah,” tegasnya.

Pemkab Tangerang, lanjut dia, juga tengah mengkaji solusi jangka panjang berupa penyediaan tempat ibadah yang lebih permanen dan representatif bagi jemaat.

“Kami akan merumuskan solusi komprehensif agar ke depan jemaat dapat beribadah dengan lebih nyaman, tanpa mengganggu kondusivitas wilayah,” jelasnya.

Bupati turut mengajak masyarakat untuk menjaga keharmonisan dan menyelesaikan setiap persoalan melalui dialog dan musyawarah.

“Jika ada persoalan, mari dibicarakan bersama. Kami terbuka untuk mencari solusi terbaik,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Tanfidziah PCNU Kabupaten Tangerang KH M. Qustulani menyebut situasi yang sempat berkembang sebelumnya hanya merupakan miskomunikasi di tengah masyarakat.

“Tidak ada pelarangan. Ini hanya dinamika kecil yang sudah diselesaikan dengan baik oleh pimpinan daerah,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kerukunan yang telah terbangun di wilayah Teluknaga.

“Teluknaga dikenal sebagai wilayah yang toleran, dan ini harus kita pertahankan,” katanya.

Di sisi lain, Gembala Jemaat POUK Tesalonika, Pendeta Michael Siahaan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah.

“Kami bersyukur atas kehadiran pemerintah dan aparat. Ini menjadi jawaban atas harapan kami untuk dapat beribadah dengan tenang,” ungkapnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA