KOTA TANGSEL | BD – Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) 234 Solidarity Community (SC) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan bahwa pengelolaan sampah yang efektif harus dimulai dari lingkungan rumah tangga. Menurutnya, kebiasaan memilah sampah sejak dari sumber menjadi fondasi utama dalam menyelesaikan persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan serius di Tangsel.
Ketua DPC 234 SC Tangsel, Adam Pradha Wicaksono, mengatakan bahwa persoalan sampah tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar pengelolaan sampah dapat berjalan secara menyeluruh, dari hulu hingga ke hilir.
“Rumah tangga adalah titik awal. Jika masyarakat sudah terbiasa memilah sampah organik dan anorganik, maka beban pengelolaan di tahap selanjutnya akan jauh berkurang,” ujar Adam, Senin (29/1/2025).
Ia menjelaskan, pemilahan sampah yang dilakukan secara konsisten tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang manfaat ekonomi. Sampah anorganik, misalnya, masih memiliki nilai jual dan dapat dikelola melalui sistem bank sampah.
Adam menilai keberadaan bank sampah perlu diperkuat oleh Pemerintah Kota Tangsel hingga ke tingkat RW dan kelurahan. Dukungan berupa sarana, pembinaan, serta pendampingan berkelanjutan dinilai penting agar bank sampah dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain itu, ia juga mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pengelolaan sampah. Pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dinilai dapat menjadi solusi tambahan apabila dikelola secara tepat, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
“Kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan perusahaan dan pelaku usaha, sangat dibutuhkan agar program pengelolaan sampah bisa berjalan lebih maksimal,” katanya.
Adam turut menegaskan pentingnya peran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan sebagai penanggung jawab utama pengelolaan sampah. Ia berharap DLH dapat menjalankan tugasnya secara profesional, akuntabel, dan transparan, khususnya dalam pengelolaan anggaran.
Sebagai bagian dari masyarakat Tangsel, 234 SC DPC Tangsel menyatakan komitmennya untuk ikut berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan sosial, termasuk masalah sampah. Organisasi ini siap bersinergi dengan Pemerintah Kota dan masyarakat demi mewujudkan lingkungan Tangsel yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Idris Ibrahim)
