Site icon BantenDaily

MTQ ke-56 Digelar di Pagedangan, Bupati Tangerang Tekankan Nilai Al-Qur’an untuk Pembangunan Daerah

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid membuka MTQ ke-56 di Pagedangan yang diikuti kafilah 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid (tengah) menyerahkan/menerima piala bergilir pada acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang di Kecamatan Pagedangan. (Foto: Ist)

TANGERANG | BD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat kabupaten yang berlangsung di Kecamatan Pagedangan pada Kamis, 8 Januari 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tamu undangan serta rombongan peserta yang mewakili seluruh 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Dalam pidatonya, Bupati Maesyal Rasyid menyatakan bahwa acara MTQ ke-56 ini berfungsi sebagai pengingat dan aspirasi bersama untuk menjadikan ajaran Al-Qur’an sebagai panduan hidup di awal tahun baru. Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang positif bagi perkembangan Kabupaten Tangerang.

“Momentum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 ini berperan sebagai pengingat dan harapan kolektif, supaya tahun yang kita hadapi dimulai dengan prinsip-prinsip Al-Qur’an sebagai arah hidup dan fondasi dalam membangun Kabupaten Tangerang,” kata Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menyampaikan penghargaan atas kehadiran para peserta dan tamu yang memenuhi lokasi. Menurutnya, semangat para qari, qariah, hafizh, dan hafizhah menunjukkan betapa besarnya cinta masyarakat Kabupaten Tangerang terhadap Al-Qur’an sebagai landasan pembentukan kepribadian yang berlandaskan agama.

“Musabaqah Tilawatil Qur’an bukan sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an, melainkan usaha bersama untuk mengimplementasikan Al-Qur’an, menumbuhkan nilai-nilai kepercayaan, moral yang baik, persaudaraan, serta membentuk masyarakat yang religius dan bermoral tinggi,” ujarnya.

Bupati menegaskan dedikasi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus memperbaiki kehidupan beragama melalui berbagai inisiatif pengembangan dan penguatan institusi keagamaan. Ia menekankan bahwa kemajuan infrastruktur dan ekonomi harus berjalan seimbang dengan kekuatan iman serta harmoni dalam kehidupan beragama.

“Kami yakin bahwa pembangunan wilayah yang lestari harus berjalan paralel antara kemajuan material dan ekonomi dengan keteguhan iman, moral yang mulia, serta kehidupan beragama yang damai. MTQ ini merupakan salah satu alat penting untuk memperkokoh dasar tersebut,” tegasnya.

Bupati Maesyal juga mengungkapkan rasa terima kasih atas pencapaian Kabupaten Tangerang yang berhasil meraih gelar Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Banten selama empat tahun berturut-turut, dari 2022 hingga 2025. Ia mendorong peserta untuk menjaga prestasi tersebut di tahun 2026 ini.

“Prestasi ini seharusnya menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua, sehingga pada 2026 ini delegasi Kabupaten Tangerang dapat mempertahankan status Juara Umum MTQ Provinsi Banten, bahkan meningkatkan kualitas dan membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi,” harapnya.

Pada akhir pidatonya, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada LPTQ Kabupaten Tangerang, panitia penyelenggara, serta Kecamatan Pagedangan sebagai tuan rumah atas komitmen mereka dalam menggelar acara yang meriah dan penuh khidmat. Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportifitas dan persaudaraan selama kompetisi.

“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026, secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutur Bupati. (*)

Exit mobile version