TANGERANG | BD – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menyambangi Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang di Gedung Smart Building, Puspemkab Tigaraksa, pada Kamis (16/4). Kunjungan kerja ini difokuskan untuk memeriksa langsung mekanisme penyebaran informasi publik, ketangguhan sistem keamanan data server, serta kinerja Command Center 112 dalam layanan darurat.
Selama peninjauan, Intan secara mendalam mengamati alur pengelolaan data yang disebarkan ke masyarakat lewat platform digital pemerintah daerah. Ia menyoroti pentingnya keseimbangan antara kecepatan berita di zaman digital dengan tingkat akurasi tinggi dan perlindungan data yang kuat.
Perhatian khusus diberikan pada fasilitas Data Center. Intan menegaskan bahwa menjaga keamanan data warga dan infrastruktur pemerintahan menjadi prioritas untuk mengantisipasi serangan siber yang semakin sering terjadi.
“Kami pastikan semua informasi yang diterima masyarakat bersifat mendidik dan terbuka. Saya datang untuk menilai kesiapan tim teknis dalam melindungi server. Data merupakan harta karun bagi daerah,” kata Wakil Bupati Intan.
Ia juga berbincang dengan operator Command Center 112, memuji ketanggapannya dalam merespons keluhan darurat seperti bantuan medis, pemadaman api, dan pemulihan ketertiban masyarakat.
“Layanan 112 merupakan garda terdepan pelayanan publik di saat krisis. Saya harap seluruh staf tetap waspada dan perkuat kolaborasi dengan dinas terkait agar penyelesaian laporan warga lebih cepat,” lanjutnya.
Kepala Diskominfo Tangerang, Diyan Mayang Sari, menyambut positif masukan dari Wakil Bupati. Ia menyebut pihaknya terus tingkatkan teknologi di Smart Building guna mewujudkan Tangerang yang lebih canggih.
“Kami perkuat keamanan informasi via tim CSIRT (Computer Security Incident Response Team). Kunjungan Ibu Wakil Bupati ini memotivasi kami mengoptimalkan Smart Building, khususnya untuk transparansi informasi dan keutuhan data pemerintah,” ungkap Diyan.
Diyan menambahkan, Diskominfo juga dorong konten inovatif di media sosial supaya program prioritas kabupaten lebih menarik bagi anak muda.
Kunjungan ditutup dengan pembahasan rencana pengembangan aplikasi layanan terintegrasi, yang akan mempermudah warga mengakses administrasi pemerintah secara satu atap. (*)
