Site icon BantenDaily

PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Kukuhkan 34 Ranting di Dapil VI, Bidik Pemilu 2029

PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang kukuhkan 34 ranting di Dapil VI sebagai penguatan mesin politik menuju Pemilu 2029.

Wakil Ketua Bidang Pemuda, Pariwisata dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Abraham Garuda Laksono, memberikan sambutan dalam agenda Musran dan Musranran PDI Perjuangan se-Dapil VI Kabupaten Tangerang di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Kelapa Dua, Minggu (13/9/2026). (Foto: Ist)

KABUPATEN TANGERANG | BD — PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang mengukuhkan 34 pengurus ranting di Dapil VI sebagai bagian dari penguatan struktur partai dan persiapan menghadapi Pemilu 2029. Pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Irvansyah Asmat, dalam agenda Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran).

Kegiatan tersebut berlangsung di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (13/9/2026).

Konsolidasi Dapil VI tersebut melibatkan struktur PDI Perjuangan dari empat kecamatan, yakni Kelapa Dua, Legok, Pagedangan, dan Cisauk. Sebanyak 34 ranting dengan total 258 peserta mengikuti agenda yang dipimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang dan didampingi DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten.

Pengukuhan pengurus ranting dan anak ranting menjadi bagian dari penataan organisasi partai hingga tingkat akar rumput. Struktur yang telah dikukuhkan diharapkan segera menjalankan fungsi organisasi sekaligus memperkuat komunikasi dan kedekatan partai dengan masyarakat.

Bagi PDI Perjuangan, keberadaan pengurus di tingkat ranting dan anak ranting memiliki posisi strategis karena menjadi ujung tombak partai dalam menyerap aspirasi serta mengetahui berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Peserta dan pengurus PDI Perjuangan se-Dapil VI Kabupaten Tangerang berpose bersama Wakil Ketua Bidang Pemuda, Pariwisata dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten Abraham Garuda Laksono serta Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Irvansyah Asmat usai pelaksanaan Musran dan Musranran di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Kelapa Dua, Minggu (13/9/2026). (Foto: Ist)

Mewakili DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Bendahara DPC Dicky Setiawan menegaskan pentingnya peran pengurus ranting dan anak ranting dalam kerja politik partai.

Menurut Dicky, struktur di tingkat bawah bersentuhan langsung dengan masyarakat dan menjadi bagian penting dari kerja politik para kader, termasuk anggota legislatif.

“Berbanggalah para pengurus ranting dan anak ranting. Dalam setiap pertemuan para DPRD se-Indonesia, selalu disebutkan oleh Ibu Ketua Umum agar ranting dan anak ranting menjadi bagian yang diperhatikan oleh kami para legislatif,” kata Dicky.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pemuda, Pariwisata dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Abraham Garuda Laksono, meminta pengurus ranting dan anak ranting tidak hanya aktif ketika momentum pemilu berlangsung.

Menurut Abraham, kader di tingkat basis harus hadir secara konsisten di tengah masyarakat, mendampingi warga dan ikut mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.

“Para pengurus partai di tingkat ranting dan anak ranting harus terus mendatangi rakyat, mendampingi dan memecahkan masalah rakyat di tingkat basis sebagai kepanjangan partai,” ujarnya.

Politisi generasi Z yang juga anggota DPRD Provinsi Banten tersebut mendorong kader untuk terus belajar dan memperkuat semangat perjuangan yang menjadi identitas PDI Perjuangan.

“Terus belajar dan berjuang untuk bisa mewarisi api semangat perjuangan Bung Karno untuk menuju kemenangan 2029,” katanya.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang sekaligus Pengampu Dapil VI, drg. Huga Sekar Arum MM MARS, mengatakan konsolidasi tersebut menjadi langkah awal untuk menata kekuatan partai di wilayah pemilihan tersebut.

Huga menyebut penyelesaian struktur kepengurusan hingga tingkat kelurahan/desa serta dukuh/RW menjadi modal penting untuk membangun kesiapan organisasi menghadapi kontestasi politik berikutnya.

“Ini langkah awal konsolidasi partai di Dapil VI. Dengan tuntasnya penyusunan pengurus di tingkat kelurahan/desa serta dukuh/RW, PDI Perjuangan harus lebih siap dan berjuang untuk memenangkan Pemilu 2029,” kata Huga.

Ia menegaskan, setelah struktur organisasi terbentuk, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh kader mampu menjalankan fungsi politiknya di tengah masyarakat.

“Selamat bekerja dan berjuang bagi kawan-kawan ranting dan anak ranting,” ujarnya.

Konsolidasi di Dapil VI menunjukkan persiapan PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang menuju Pemilu 2029 mulai diarahkan pada penguatan organisasi dari tingkat bawah.

Dengan empat kecamatan, 34 ranting, dan 258 peserta, konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya partai membangun kekuatan politik berbasis akar rumput.

Setelah pengukuhan, para pengurus dituntut menjaga komunikasi dengan masyarakat, memperkuat kaderisasi, menyerap aspirasi, sekaligus menjadi penghubung antara partai dan persoalan warga di tingkat basis.

Dengan demikian, target politik menuju Pemilu 2029 tidak hanya dipersiapkan saat tahapan elektoral dimulai, tetapi dibangun sejak dini melalui penguatan struktur dan kerja politik yang konsisten di tengah masyarakat. (*)

Exit mobile version