Site icon BantenDaily

Pemkab Tangerang Targetkan 608 WUB Tahun 2026, Bupati Maesyal Rasyid Serahkan Bantuan

Pemkab Tangerang targetkan 608 WUB 2026 lewat pelatihan BLK dan bantuan alat usaha untuk dorong ekonomi mandiri.

Bupati Tangerang berbincang dengan peserta pelatihan WUB untuk memberikan arahan dan motivasi dalam mengembangkan usaha mandiri. (Foto: Ist)

TANGERANG | BD – Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan pembentukan 608 Wira Usaha Baru (WUB) sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja, menekan angka pengangguran, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan peralatan usaha secara simbolis oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, kepada para peserta program di Balai Latihan Kerja (BLK) Jayanti, Selasa (5/5/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa program WUB merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.

“Di BLK Jayanti saat ini terdapat sekitar 142 peserta yang sedang mengikuti pelatihan. Kami juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan untuk membuka program pemagangan. Selama satu bulan, peserta dapat belajar langsung di dunia industri dengan fasilitas transportasi dan uang saku,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan, program pemagangan tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi peserta untuk memasuki dunia kerja. Peserta yang mampu menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kinerja yang baik berpeluang direkrut menjadi karyawan tetap.

Menurutnya, keberadaan BLK di Jayanti maupun Jati Mulya, Kosambi, memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri. Beragam pelatihan pun disediakan, mulai dari servis AC, otomotif roda dua dan roda empat, operator forklift, tata boga, menjahit, hingga barista.

“Tidak semua peserta bisa langsung terserap di perusahaan karena keterbatasan kapasitas industri. Karena itu, kami juga mendorong lahirnya wirausaha baru. Setelah mengikuti pelatihan, mereka kami fasilitasi dengan peralatan usaha agar dapat segera memulai usaha dan memperoleh penghasilan,” jelasnya.

Bupati menambahkan, pada tahun 2026 Pemkab Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja menargetkan sebanyak 1.700 peserta mengikuti program pelatihan kerja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 608 peserta diarahkan menjadi Wira Usaha Baru, dan angka tersebut akan terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

“Program ini bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan, tetapi juga menekan angka pengangguran dan kemiskinan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ini bentuk kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, mengatakan bahwa program WUB merupakan bagian dari strategi perluasan kesempatan kerja berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, sepanjang 2026 pihaknya menargetkan pembentukan 608 WUB yang terbagi dalam 38 angkatan dengan berbagai bidang usaha, mulai dari menjahit garmen, bengkel otomotif, las listrik, instalasi listrik, servis AC, tata rias, barista, hingga sektor kuliner seperti bakery, tempe, dan sate bandeng.

“Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan, yakni pelatihan teknis dan kewirausahaan di BLK, pembekalan serta motivasi usaha, dan pemberian bantuan peralatan usaha,” terangnya.

Pada kegiatan tersebut, pembekalan kewirausahaan diikuti oleh 144 peserta. Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan peralatan usaha secara simbolis kepada 12 kelompok WUB yang berasal dari enam kecamatan, yakni Balaraja, Sukamulya, Gunung Kaler, Kronjo, Kresek, dan Sindang Jaya. (*)

Exit mobile version