Gubernur Banten meninjau langsung jalan desa Luwuk–Grewel di Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, yang dibangun melalui Program Bang Andra untuk mendukung akses pertanian dan ketahanan pangan. (Foto: Ist)LEBAK | BD – Provinsi Banten menyelesaikan pembangunan jalan penghubung antara Desa Luwuk dan Grewel yang terletak di wilayah Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Proyek infrastruktur ini bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di sekitar wilayah tersebut.
Ruas jalan sepanjang 2,9 kilometer dengan lebar 3 meter ini dibangun menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten sebesar Rp6,5 miliar. Konstruksi ini merupakan bagian dari Program Banten Bagus yang diwujudkan melalui program turunan bernama Bangun Jalan Desa Sejahtera atau yang lebih dikenal sebagai program Bang Andra.
Gubernur Banten Andra Soni melakukan peninjauan langsung ke lokasi jalan yang telah selesai dibangun pada Jumat, 27 Februari 2026. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Banten itu menekankan bahwa pembangunan infrastruktur jalan desa ini sengaja diarahkan untuk mendorong produktivitas masyarakat, khususnya mereka yang bergerak di sektor pertanian.
Dulunya, para petani harus merogoh kocek sekitar Rp10 ribu per karung untuk biaya angkut gabah hasil panen. Kini, kondisi jalan yang sudah mulus memungkinkan petani mengangkut hasil panen mereka sendiri tanpa perlu mengeluarkan biaya transportasi lagi.
“Dulu petani mengeluarkan biaya cukup besar untuk membawa gabah. Sekarang jalan sudah bagus, mereka bisa menghemat biaya tersebut karena hasil panen bisa dibawa sendiri,” jelas Andra Soni.
Langkah pemerintah provinsi ini diharapkan dapat memangkas biaya produksi pertanian sehingga berdampak positif pada kenaikan pendapatan petani dan meningkatkan kesejahteraan warga desa secara keseluruhan. Andra Soni optimistis pembangunan jalan desa akan terus berlanjut seiring dengan membaiknya kondisi keuangan daerah.
“Kita berharap keuangan provinsi semakin sehat agar program pembangunan jalan desa bisa diperluas,” katanya.
Untuk tahun anggaran 2026, program Bang Andra telah berhasil menyelesaikan 11 ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah. Prioritas pembangunan difokuskan pada mendukung sektor ketahanan pangan serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Andra Soni juga meninjau kondisi jaringan irigasi di kawasan persawahan Desa Karyajaya. Ia menyampaikan apresiasi terhadap upaya penguatan infrastruktur pengairan yang sebelumnya telah dibangun menggunakan dana desa. Diharapkan terdapat koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah desa agar jaringan irigasi dapat menjangkau areal sawah yang lebih luas.
Ketua RT Kampung Ranca, Desa Karyajaya, Uswani (50) mengungkapkan kondisi jalan Luwuk-Grewel sebelumnya sangat memprihatinkan. Para petani saat itu mengandalkan jasa panggung untuk mengangkut hasil panen mereka.
“Sekarang jalan sudah teraspal dengan baik, petani tidak lagi dibebankan biaya angkut. Semua bisa diangkut sendiri,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Pemerintah Provinsi Banten yang dinilai memperhatikan kebutuhan mendasar masyarakat desa. Ia menyebutkan bahwa di Desa Karyajaya terdapat sekitar 200 hektar lahan sawah yang sangat memerlukan akses jalan yang layak.
“Dengan adanya jalan ini, petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk mobilisasi gabah kering panen. Ini sangat membantu ketahanan pangan di Kabupaten Lebak,” terang Hasbi.
Program Bang Andra yang digagas oleh Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah diharapkan dapat menjadi instrumen pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jika program ini terus dilanjutkan dan diperkuat, ketahanan pangan di Provinsi Banten akan semakin terjamin.
“Pemerintah Kabupaten Lebak sangat menyambut baik program Bang Andra. Ini pertama kalinya kami melihat seorang gubernur secara langsung mengintervensi pembangunan jalan desa di Banten,” tutup Hasbi. (*)
Tidak ada komentar