Site icon BantenDaily

Pemprov Banten Luncurkan Layanan AI Informasi Pariwisata di Exciting Banten Festival 2026

Pemprov Banten meluncurkan layanan AI informasi pariwisata dalam Exciting Banten Festival 2026 untuk memudahkan wisatawan.

Gubernur Banten Andra Soni bersama tamu undangan dan pelaku seni menghadiri puncak Exciting Banten Festival 2026 di Pantai Cibeureum I, Anyer, Minggu (28/6/2026). Pada kesempatan tersebut, Pemprov Banten meluncurkan layanan berbasis AI untuk memudahkan wisatawan mengakses informasi pariwisata. (Foto: Ist)

SERANG | BD — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi meluncurkan layanan informasi pariwisata berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi digital sektor pariwisata. Peluncuran dilakukan pada puncak Exciting Banten Festival 2026 di Pantai Cibeureum I, Anyer, Kabupaten Serang, Minggu (28/6/2026).

Layanan AI tersebut dihadirkan untuk memudahkan masyarakat dan wisatawan memperoleh informasi seputar destinasi wisata, atraksi, hingga potensi pariwisata yang dimiliki Provinsi Banten secara lebih cepat dan mudah.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata di tengah perubahan perilaku wisatawan yang semakin mengandalkan teknologi dalam mencari informasi.

Peluncuran layanan AI itu juga menjadi bagian dari rangkaian Exciting Banten Festival 2026 yang digelar sebagai momentum kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Banten.

Menurut Andra, Banten memiliki potensi wisata yang besar dengan garis pantai yang panjang serta kekayaan alam yang menjadi keunggulan daerah. Namun, potensi tersebut harus didukung pelayanan yang berkualitas agar mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan.

“Kita dianugerahi alam yang indah di ujung barat Pulau Jawa. Kita memiliki garis pantai yang sangat panjang dengan dua karakter laut yang berbeda. Kita tidak perlu terbang jauh-jauh untuk menikmati wisata pantai, wisata air, maupun olahraga air,” ujarnya.

Selain menghadirkan inovasi digital, Andra menegaskan kualitas pelayanan tetap menjadi faktor utama dalam membangun citra pariwisata Banten. Ia mengajak seluruh pelaku pariwisata, mulai dari pengelola hotel, Balawista, pelaku usaha, hingga masyarakat untuk menjaga kebersihan, keamanan, kenyamanan, dan keramahan kepada wisatawan.

“Hospitality harus menjadi sesuatu yang kita lakukan. Kita harus memiliki standar pelayanan, standar tempatnya, dan standar keamanannya sehingga pengalaman orang berwisata ke wilayah kita menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Serang,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Andra juga meninjau area pameran yang menghadirkan 40 tenant produk ekonomi kreatif Banten dan 22 tenant layanan publik serta mitra pariwisata. Festival turut diramaikan dengan penyerahan hadiah lomba Banten Punya Bakat serta penyerahan Sertifikat Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual (KBKI) kepada Desa Wisata Cikolelet dan Kampung Wisata Cikadu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti mengatakan Exciting Banten Festival menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, media, dan masyarakat dalam memperkuat sektor pariwisata serta ekonomi kreatif.

Menurut Eli, antusiasme masyarakat terhadap berbagai perlombaan dari delapan subsektor ekonomi kreatif yang digelar selama festival berlangsung jauh melampaui ekspektasi panitia.

“Semoga Exciting Banten Festival 2026 dapat memberikan kemanfaatan dan menjadi semangat bagi kita semua untuk terus memajukan sektor ekonomi kreatif dan sektor pariwisata di Provinsi Banten. Kami yakin sektor ini akan menjadi motor penggerak perekonomian Provinsi Banten,” kata Eli. (*)

Exit mobile version