Site icon BantenDaily

PITS Kebut Perizinan Jaringan Air Bersih Serpong Lagoon, Pembangunan Ditargetkan November

PITS mempercepat perizinan jaringan air bersih Serpong Lagoon agar pembangunan pipa dimulai November 2026 dan layanan segera tersedia.

Direktur Utama Perseroda PITS, Tubagus Hendra Suherman (kanan) bersama Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan. Foto: Ist)

KOTA TANGSEL | BD — Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) mempercepat penyelesaian administrasi dan perizinan untuk pembangunan jaringan perpipaan air bersih di Perumahan Serpong Lagoon, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Langkah ini dilakukan agar pembangunan dapat dimulai pada November 2026 sesuai target.

Direktur Utama Perseroda PITS, Tubagus Hendra Suherman, mengatakan proses perizinan menjadi salah satu tahapan yang tengah dikebut agar pembangunan infrastruktur distribusi air bersih tidak mengalami keterlambatan. Pihaknya berharap berbagai persyaratan yang dibutuhkan dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat.

“Target kita sih ini perizinan apa semua segala macam kita tempuh, misalkan dalam waktu satu minggu, minggu depan mudah-mudahan selesai,” ujar Hendra, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, percepatan tersebut penting mengingat persoalan air bersih di Serpong Lagoon membutuhkan penanganan segera. PITS berupaya memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan seiring dengan rencana pembangunan fisik jaringan perpipaan.

Perizinan dan Kesepakatan Kerja Sama Dipercepat

Selain mengurus administrasi dan perizinan, PITS juga membahas pola kerja sama dengan pengelola Perumahan Serpong Lagoon. Pembahasan tersebut mencakup mekanisme pengelolaan layanan air bersih serta rencana pengambilalihan pengelolaan oleh perusahaan daerah tersebut.

Hendra menjelaskan, PITS telah melakukan kajian internal terhadap sejumlah aspek yang diperlukan untuk merealisasikan proyek, mulai dari regulasi hingga kebutuhan investasi. Kesepakatan bersama atau nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan pihak terkait juga diupayakan segera terwujud.

“Kami sudah membahas secara internal dari segala aspek, regulasi semua, termasuk investasi seperti apa. Ini diupayakan kita akan segera MoU dan kita akan juga segera bangun karena ini mendesak,” katanya.

Rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, agar persoalan air bersih yang dialami warga Serpong Lagoon mendapatkan solusi jangka panjang.

Pasokan Air dari TKR Telah Dikoordinasikan

Di sisi teknis, PITS merencanakan pasokan air bersih dari PT Tirta Kerta Raharja (TKR). Hendra menyebut komunikasi dengan Direktur Teknik TKR telah dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bagi kawasan perumahan tersebut.

PITS berencana mengajukan alokasi pasokan sebesar 15 liter per detik (LPS). Adapun kebutuhan air bersih di Serpong Lagoon saat ini diperkirakan berkisar 8 hingga 10 LPS.

“Kebutuhan untuk Serpong Lagoon itu kurang lebih sekarang ini 8 sampai 10 LPS. Ketersediaan airnya ada,” jelas Hendra.

Menurutnya, kerja sama pembelian air curah antara PITS dan TKR juga telah berjalan melalui perjanjian kerja sama (PKS). Dengan demikian, persiapan selanjutnya diarahkan pada pembangunan jaringan distribusi agar pasokan dapat disalurkan kepada pelanggan.

Pendanaan Disiapkan untuk Mendukung Pembangunan

PITS menyatakan kesiapan pendanaan untuk pembangunan jaringan perpipaan tersebut. Sumber pembiayaan akan diupayakan melalui kas dan setara kas perusahaan, dengan opsi pembiayaan perbankan apabila diperlukan tambahan modal.

“Yang pasti dari segi pendanaan sih kita siap,” tegas Hendra.

Berdasarkan informasi awal, layanan air bersih yang direncanakan berpotensi menjangkau sekitar 1.324 rumah di Serpong Lagoon. Namun, pendataan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan jumlah penerima manfaat dan kebutuhan air secara keseluruhan.

Hendra berharap dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperlancar penyelesaian persyaratan yang dibutuhkan. Dengan percepatan perizinan, koordinasi pasokan, dan kesiapan pendanaan, PITS menargetkan pembangunan jaringan perpipaan dimulai November 2026.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, layanan air bersih bagi warga Serpong Lagoon ditargetkan mulai mengalir pada Januari 2027.

“Januari insyaallah sudah bisa mulai mengalirkan. Makanya kami butuh dukungan seluruh stakeholder untuk menyalurkan air bersih di Serpong Lagoon,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

Exit mobile version