PMI Kabupaten Tangerang Gelar Muker LXX, Perkuat Program dan Layanan Masyarakat

waktu baca 2 menit
Minggu, 22 Feb 2026 21:19 9 Nazwa

TANGERANG | BD — PMI Kabupaten Tangerang menggelar Musyawarah Kerja (Muker) ke-70 atau LXX sebagai langkah memperkuat program dan layanan kemanusiaan kepada masyarakat di tahun 2026. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penetapan arah kebijakan organisasi agar semakin responsif dan profesional dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Muker yang berlangsung di Volunteer Park Solear pada Minggu (22/02) tersebut dihadiri pengurus PMI Provinsi Banten, Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Tangerang, serta pengurus PMI dari 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang.

Dalam agenda utama, Ketua PMI Kabupaten Tangerang menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahun kerja 2025 kepada peserta Muker. Laporan tersebut dibacakan Sekretaris Umum PMI Kabupaten Tangerang, H. Wahyu Suryana.

Sepanjang 2025, PMI Kabupaten Tangerang melaksanakan berbagai program pembinaan internal, termasuk perlombaan PMR tingkat Mula, Madya, dan Wira. Selain itu, PMI juga mengikuti kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) tingkat Provinsi Banten sebagai bagian dari peningkatan kapasitas relawan muda.

Di bidang kemanusiaan, para relawan PMI terlibat aktif dalam penanganan bantuan kebencanaan di berbagai wilayah terdampak. Bantuan disalurkan tidak hanya di Kabupaten Tangerang, tetapi juga kepada korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. PMI Kabupaten Tangerang turut berpartisipasi dalam penyaluran bantuan untuk warga Gaza, Palestina, melalui koordinasi dengan PMI Pusat.

Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menegaskan bahwa Muker merupakan forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan menyusun program kerja yang lebih terarah.

“Muker menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh program benar-benar berdampak dan menjawab kebutuhan masyarakat. Kita ingin pelayanan PMI semakin cepat, tepat, dan berkualitas,” ujarnya.

Soma juga menyoroti pengembangan Volunteer Park sebagai pusat peningkatan kompetensi relawan. Di kawasan tersebut tengah dibangun kampus Politeknik yang diproyeksikan menjadi sarana pendidikan di bidang kesehatan.

Jurusan yang direncanakan antara lain Teknik Pengelolaan Darah, Fisioterapi, dan Manajemen Rumah Sakit. Targetnya, kampus tersebut dapat mulai beroperasi pada 2027.

Sementara itu, Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Tangerang terus memperluas jejaring layanan. Aplikasi SiDoni yang dikomandoi dr. Jainal Mutaqiin telah dimanfaatkan di sejumlah wilayah di Indonesia untuk memudahkan pendataan dan pemenuhan kebutuhan darah secara cepat dan akurat.

Dengan penguatan program dan inovasi layanan tersebut, PMI Kabupaten Tangerang optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat pada tahun 2026. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA