Gubernur Banten, Andra Soni, melepas keberangkatan 990 peserta mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Banten, dengan 22 bus yang mengantarkan pemudik dari Serang ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatra. Program ini juga mendukung mahasiswa dari Banten yang menempuh studi di Bandung dan Yogyakarta. (Foto: Ist)KOTA SERANG | BD – Gubernur Banten Andra Soni secara resmi mengantar keberangkatan 990 warga yang ikut program mudik gratis dari Pemprov Banten.
Armada 22 bus dilepas dari Alun-Alun Kota Serang, menuju berbagai destinasi di Pulau Jawa dan Sumatra.
Tak hanya warga lokal, Pemprov juga menyediakan empat bus tambahan untuk mengangkut mahasiswa asal Banten dari Bandung dan Yogyakarta. Mereka tiba pada Sabtu (14/3/2026) dan bergabung dalam rombongan mudik ini.
“Kegiatan ini jadi agenda tahunan kami untuk bantu masyarakat mudik gratis,” kata Andra Soni di Serang, Rabu (18/3/2026).
Ia berdoa agar semua peserta sampai tujuan dengan selamat, bertemu keluarga saat Idulfitri 1447 H, dan pulang ke Banten tanpa ada yang tertinggal.
Di acara itu, Andra juga menyerahkan bingkisan simbolis dari Bank Banten ke salah satu peserta. Pemudik mendapat kaus, serta hidangan berbuka puasa dan makan malam.
Kepala Dinas Perhubungan Banten, Tri Nurtopo, menyebut dari 22 bus tahun ini, dua di antaranya hasil kolaborasi dengan Jasa Raharja, khususnya rute ke Padang.
Sementara itu, Tatang Permana (53) dari Cikande merasa bersyukur ikut program ini. Biasanya ia mudik dengan anaknya pakai angkutan umum, tapi harga tiket yang melonjak membuatnya mendaftar via anak. “Ini pertama kali, Pak. Tiket tahun ini mahal, jadi kami pilih mudik gratis ini,” ceritanya.
Khoirunnisa (44) dari Tangerang, yang mudik ke Padang bareng suami dan dua anak, pun setuju. Sebagai istri buruh pabrik, program ini sangat meringankan. “Ongkos umum Rp900 ribu per orang sekali jalan, belum makan. Semua sudah difasilitasi di sini,” jelas Nisa.
Ia berterima kasih pada Pemprov Banten dan berharap program ini berlanjut tiap tahun untuk bantu warga berpenghasilan rendah. “Sangat membantu. Terima kasih Pak Gubernur Andra Soni dan Pak Wagub Dimyati Natakusumah,” tutupnya. (*)
Tidak ada komentar