Site icon BantenDaily

Puluhan Buruh Adu Strategi di Papan Catur, Dari Pabrik ke Arena Pikiran

Turnamen catur POB 2026 di Tangerang berlangsung sengit. Buruh adu strategi, konsentrasi, dan mental hingga babak akhir.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana (berdiri, kanan) didampingi Ketua Percasi Kabupaten Tangerang sekaligus Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kabupaten Tangerang, Hendra (berdiri, kiri), memantau jalannya pertandingan catur dalam ajang Pekan Olahraga Buruh (POB) 2026 di Gedung Kesbangpol, Tigaraksa, Senin (4/5/2026). Para peserta tampak serius mengatur strategi dalam turnamen yang berlangsung sengit hingga babak akhir. (Foto: Ist)

TANGERANG | BD — Suasana berbeda tampak di Gedung Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Senin (4/5/2026). Bukan deru mesin, melainkan keheningan penuh konsentrasi saat puluhan buruh saling berhadapan di atas papan catur dalam ajang Pekan Olahraga Buruh (POB) Kabupaten Tangerang.

Turnamen catur yang menggunakan sistem Swiss ini mempertemukan para pekerja dari berbagai perusahaan dalam duel strategi yang menuntut ketelitian, kesabaran, dan kecerdasan membaca langkah lawan. Setiap peserta bertanding dalam enam babak, menjadikan konsistensi sebagai kunci utama.

Suasana pertandingan catur dalam Pekan Olahraga Buruh (POB) 2026 Kabupaten Tangerang berlangsung penuh konsentrasi, saat para pekerja mengadu strategi dan ketahanan mental di setiap langkah permainan. (Foto: Ist)

Jalannya pertandingan dipimpin wasit resmi dari Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tangerang, memastikan kompetisi berlangsung sportif dan sesuai aturan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semangat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang mengusung tema kolaborasi untuk mewujudkan kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja.

“Pekan Olahraga Buruh ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun solidaritas, serta meningkatkan sportivitas di kalangan pekerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemajuan daerah tidak dapat dicapai tanpa sinergi kuat antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Karena itu, kegiatan seperti ini menjadi simbol kebersamaan yang nyata.

“Melalui berbagai cabang olahraga, termasuk catur, kita ingin menghadirkan suasana yang sehat, harmonis, dan penuh kebersamaan. Olahraga tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memperkuat mental, disiplin, serta kerja sama yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja,” kata Rudi.

Menurutnya, rangkaian kegiatan POB yang berpuncak pada 10 Mei ini juga diisi dengan kegiatan sosial seperti bazar, sembako murah, donor darah, hingga hiburan rakyat. Hal tersebut menunjukkan bahwa peringatan May Day di Kabupaten Tangerang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan manfaat nyata bagi pekerja dan masyarakat.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendorong hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan. Kesejahteraan pekerja menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana POB, Ajat Sudrajat, mengatakan antusiasme peserta dalam cabang catur cukup tinggi. Menurutnya, olahraga ini memiliki daya tarik tersendiri karena mengandalkan kekuatan berpikir.

“Catur mengajarkan kesabaran dan perhitungan. Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana seseorang mengelola emosi dan mengambil keputusan dengan tepat,” katanya.

Ketua Percasi Kabupaten Tangerang, Hendra, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kabupaten Tangerang, menilai turnamen ini memiliki makna strategis, tidak hanya dari sisi olahraga, tetapi juga dalam membangun pola pikir pekerja.

“Catur melatih fokus, ketahanan mental, dan kemampuan membaca situasi—hal yang sangat relevan dengan dinamika hubungan industrial. Pekerja dituntut tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga cerdas dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran catur dalam Pekan Olahraga Buruh menjadi ruang alternatif pembinaan intelektual bagi pekerja.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa buruh memiliki potensi besar, tidak hanya di lini produksi, tetapi juga dalam bidang-bidang yang mengasah kecerdasan dan strategi,” kata Hendra.

Lebih jauh, Hendra mengungkapkan filosofi mendalam dari permainan catur yang relevan dengan perjalanan karier seorang pekerja.

“Filosofi catur mengajarkan kita tentang harapan dan proses. Hari ini kita mungkin berada di posisi pion—seperti buruh yang bekerja dari bawah. Namun dalam catur, pion memiliki peluang untuk terus melangkah dan pada saatnya bisa dipromosikan menjadi peran yang lebih besar.

Artinya, jangan pernah khawatir dengan posisi hari ini. Selama langkah kita benar, konsisten, dan dijalani dengan integritas, peluang untuk naik menjadi pemimpin akan selalu terbuka,” jelasnya.

Zhorqif Diyanti Fatah Juara, Unggul Tie-Break

Turnamen berlangsung sengit hingga babak terakhir. Sistem Swiss 6 babak menghadirkan persaingan ketat antar pekerja dari berbagai serikat dan perusahaan.

Hasil akhir menunjukkan persaingan ketat di papan atas. Dua pecatur teratas sama-sama mengoleksi 5,5 poin dari enam babak. Namun, berdasarkan perhitungan tie-break, posisi juara diraih oleh Zhorqif Diyanti Fatah dari PUK SPLP FSPMI / PT Hydro Raya Adhi.

Sementara itu, Hendra Kurnia dari TSK T1 / PT Victory Ching Luh Indonesia menempati posisi kedua dengan poin yang sama. Adapun posisi ketiga diraih Nurul Ikhwan dari FSP KEP SPSI T1 / PT Surya Toto dengan 5 poin.

Tidak ada peserta yang mampu meraih poin sempurna, menandakan ketatnya persaingan di antara para pecatur buruh. Konsistensi dan ketahanan mental menjadi faktor penentu utama dalam perebutan gelar juara.

Daftar Pemenang Turnamen Catur POB 2026 Kabupaten Tangerang

Melalui POB, Pemerintah Kabupaten Tangerang ingin menunjukkan bahwa olahraga tidak melulu soal kekuatan fisik. Di tangan para buruh, catur menjelma menjadi simbol kecerdasan, ketenangan, dan daya juang—nilai-nilai yang juga hidup di balik rutinitas kerja sehari-hari. (*)

Exit mobile version