TANGERANG | BD — Ratusan siswa sekolah dasar dari berbagai wilayah di Tangerang Raya mengikuti Junior Scout Festival yang digelar di Pondok Pesantren Daar el-Huda, Sukabakti, Curug, Tangerang, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan karakter pelajar sejak dini melalui aktivitas kepramukaan yang edukatif dan kompetitif.
Sebanyak 350 peserta dari 18 sekolah dasar ambil bagian dalam festival yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 17.30 WIB. Mengusung tema “Berlomba dengan Jujur, Disiplin, dan Sportif sebagai Wujud Akhlak Pramuka”, kegiatan ini menekankan pentingnya nilai kejujuran, kedisiplinan, serta sportivitas dalam proses pembelajaran anak.
Pimpinan Pondok Pesantren Daar el-Huda, K.H. M. Arsyad Haikal, S.Sy., menyampaikan bahwa Junior Scout Festival merupakan sarana pembelajaran karakter yang efektif karena menggabungkan nilai keislaman dan kepramukaan.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tentang kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab dengan cara yang menyenangkan. Inilah pendidikan karakter yang sesungguhnya,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dra. Hj. Siti Muhibbah menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antar lembaga pendidikan di Tangerang Raya.
“Kami bersyukur antusiasme sekolah-sekolah sangat tinggi. Ini menunjukkan kesadaran bersama bahwa pembentukan akhlak anak harus dimulai sejak usia sekolah dasar,” tuturnya.
Pada sesi perlombaan pertama (08.45–11.30 WIB), peserta mengikuti sejumlah cabang lomba, seperti Sandi, Pionering Istimewa/Peraturan Barisan (PI/PK), Dai Cilik, dan Miniatur Pionering. Setiap cabang lomba dirancang untuk melatih keterampilan berpikir, kreativitas, serta kerja sama tim.
Setelah waktu istirahat, perlombaan dilanjutkan pada sesi kedua pukul 13.15–15.00 WIB dengan Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Resmi dan Kreasi Yel-yel. Sorak sorai peserta dan pendamping menciptakan suasana kompetisi yang semarak namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Ketua panitia kegiatan menjelaskan bahwa kelancaran acara tidak terlepas dari keterlibatan berbagai unsur pesantren.
“Ustadz dan ustadzah, santriwan dan santriwati kelas VI, serta santri lainnya terlibat aktif sebagai panitia. Ini menjadi pengalaman belajar organisasi yang sangat berharga bagi mereka,” jelasnya.
Junior Scout Festival di Pondok Pesantren Daar el-Huda ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menjadi inspirasi bagi sekolah dan lembaga pendidikan lainnya dalam membina generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing. (*)
