TANGERANG | BD – Salah satu produk olahan jahe dalam bentuk minuman adalah sirup jahe. Banyak orang yang menggemari sirup jahe karena rasa jahenya yang terasa kental, masih segar, dan cukup pedas.
Dalam bentuk sirup jahe, kandungan minyak atsiri dari rimpang jahe masih dapat dirasakan manfaatnya. Dengan mengkonsumsi sirup jahe, tubuh akan menjadi hangat dan lebih segar. Minuman herbal ini juga dapat menangkal serangan virus influenza, dan memberikan rasa nyaman di tenggorokan dan perut.
Sirup jahe tidak sulit untuk dibuat. Untuk persediaan sirup jahe di rumah, Anda dapat menerapkan resep berikut.
Bahan:
1. 100 gram jahe emprit (jahe pedas berukuran kecil-kecil)
2. 1 liter air bersih
3. 200 gram gula pasir
4. 2 batang serai
Langkah membuat sirup jahe:
1. Cuci jahe hingga hilang segala kotoran yang menempel, lalu diiris tipis-tipis.
2. Masukkan irisan jahe ke dalam blender bersama dengan 400 ml air. Blender hingga halus. Saring. Sisihkan.
3. Masak 600 ml air dengan serai hingga mendidih. Jika keluar buih/busa, segera buang.
4. Masukkan air jahe yang sudah disaring ke dalam air serai, dan didihkan kembali.
5. Dinginkan sirup yang sudah matang, dan tuang ke dalam botol atau tempat yang bersih dan kering. Tutup segera wadah sirup, dan simpan di tempat yang sejuk dan terhindar dari matahari.
Penyimpanan sirup jahe dengan wadah yang tertutup rapat akan bertahan lama, sekitar 1 hingga 2 bulan. Dengan syarat setelah ditutup, wadah segera disterilkan dengan mencelupkan ke dalam air panas. (*)