Sejumlah Menteri, Panglima TNI dan Kapolri Cek Pelabuhan Merak

waktu baca 3 menit
Rabu, 26 Mar 2025 18:54 2 Redaksi

CILEGON | BD — sejumlah menteri, Panglima TNI dan Kapolri melakukan tinjauan di Pelabuhan Merak untuk memastikan pengamanan penyeberangan menjelang arus mudik, Rabu, 26 Maret 2025.

Dalam rombongan tersebut hadir Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menko PPPA Arifah Fauzi, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, Gubernur Banten Andra Soni, dan Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto beserta jajaran Forkopimda Banten.

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK Pratikno mengungkapkan bahwa dirinya bersama pihak terkait terlambat mengadakan rapat koordinasi untuk membahas pelayanan mudik di Merak. Ia mencatat bahwa jumlah penumpang yang akan menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni mulai meningkat. “Hari ini kami melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan kesiapan. Saat ini, kami perlu mengawal secara detail, memonitor dengan teliti, dan merespons dengan cepat,” ungkap Pratikno.

Pratikno menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik. Ia berharap perjalanan para pemudik berjalan lancar dan selamat sampai tujuan. “Kami berusaha memberikan pelayanan yang baik. Semoga arus mudik berjalan dengan lancar dan pemudik selamat sampai tujuan,” tambahnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa jajarannya telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjamin kelancaran arus mudik, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025. “Kami memastikan upaya mitigasi untuk menghadapi puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 28 Maret,” ujarnya.

Kapolri juga memastikan bahwa standar pelayanan dan pengamanan sudah baik. “Kami telah melakukan pengecekan langsung dan melakukan zoom meeting dengan beberapa wilayah untuk memastikan bahwa standar pelayanan dan pengamanan semakin baik,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan waktu siang hari untuk melakukan perjalanan mudik, karena pergerakan di siang hari lebih lancar dibandingkan malam hari menjelang pagi. “Kami menghimbau agar masyarakat memanfaatkan waktu siang hari, karena pada malam hari terjadi kepadatan mulai dari sore hingga menjelang pagi, sementara siang hari terpantau lebih lenggang,” imbuh Kapolri.

Sigit juga mengucapkan terima kasih atas kesiapan pengelolaan untuk mengatasi kepadatan, termasuk menyiapkan buffer zone di jalan tol dan dermaga. Selain itu, pengaturan kendaraan di gerbang tol Cilegon Timur juga telah dilakukan untuk mencegah kepadatan.

Dengan semua kebijakan yang diterapkan, Sigit berharap pelaksanaan mudik tahun 2025 dapat berjalan dengan baik. “Gerbang tol Cilegon Timur telah diatur untuk mengelola kendaraan roda empat, truk, dan kendaraan roda dua agar tidak terjadi kerumunan. Kami berharap informasi ini dapat disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat,” jelasnya.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menambahkan bahwa pemerintah telah memberikan berbagai kebijakan untuk mendukung kelancaran mudik, seperti diskon tarif tol, diskon tiket, dan pembagian clustering pelabuhan di Merak dan Bakauheni. “Ini semua bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melaksanakan mudik Lebaran agar berjalan aman, nyaman, dan lancar,” ucapnya.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa TNI siap membantu Polri dalam mengamankan arus mudik 2025. “TNI menyiapkan sebanyak 66.700 personel untuk mendukung Polri, serta standby force untuk membantu masyarakat jika terjadi bencana alam,” tuturnya.

TNI juga telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan mudik yang aman, termasuk 9 unit pesawat udara, 14 helikopter, serta kendaraan seperti ambulans, mobil derek, dan pemadam kebakaran. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa masyarakat yang mudik dapat melakukannya dengan aman,” tutup Panglima TNI. (*)

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA