JAKARTA | BD – Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Jakarta Raya menyoroti bahaya penyalahgunaan narkotika jenis baru yang kini marak disamarkan dalam cairan (liquid) rokok elektrik atau vape, dalam momentum peringatan Milad ke-70 SEMMI di Cafe TNS 3, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (02/04/2026).
Kegiatan bertema “Mengukuhkan Khittah Ideologi dan Kedaulatan Ekonomi” ini menjadi ajang refleksi sekaligus peringatan serius atas ancaman yang menyasar generasi muda melalui pola peredaran narkotika yang semakin terselubung.
Ketua Umum PW SEMMI Jakarta Raya, Yanto, menegaskan bahwa penguatan ideologi organisasi dan kedaulatan ekonomi bangsa harus dibarengi dengan ketahanan generasi muda dari bahaya narkotika.
“Upaya mengokohkan khittah ideologi dan memperjuangkan kedaulatan ekonomi tidak akan berarti jika generasi mudanya terpapar narkotika jenis baru yang kini disisipkan dalam liquid vape. Ini ancaman serius bagi masa depan mahasiswa dan produktivitas bangsa,” ujar Yanto di hadapan kader SEMMI se-Jakarta Raya.
Ia menambahkan, SEMMI Jakarta Raya berkomitmen untuk mengambil peran aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, termasuk dengan memperkuat sinergi bersama lembaga negara.
“Kami mendukung penuh Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) dalam menjalankan program P4GN, khususnya melalui langkah preventif yang masif. Selain itu, kami mendorong adanya pengawasan ketat terhadap peredaran produk vape agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan institusi negara menjadi langkah strategis dalam menjaga kualitas sumber daya manusia serta melindungi generasi muda dari ancaman narkotika di era modern.
Deklarasi ini menjadi komitmen kolektif kader PW SEMMI Jakarta Raya untuk terus mengawal masa depan bangsa dan berperan sebagai mitra strategis BNN RI dalam memerangi penyalahgunaan narkotika. (*)
