SERANG | BD — Program Serang Mengaji resmi diluncurkan dan langsung diwarnai dengan pembacaan Al-Qur’an secara serentak oleh ribuan warga di Alun-Alun Barat Kota Serang, Jumat (13/2/2026). Kegiatan yang dirangkaikan dengan Gebyar Tarhib Ramadan 1447 Hijriah ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Sekitar 15.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas 6.000 siswa di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, 2.000 siswa Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah binaan Kemenag Kota Serang, 2.000 santri dari Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang, serta 5.000 masyarakat umum.
Mengusung konsep One Man One Juz, para peserta membaca Al-Qur’an secara serentak hingga lantunan ayat suci menggema di seluruh kawasan alun-alun. Momentum ini menjadi simbol kuat komitmen bersama dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Serang, A. Baijuri, mengapresiasi Pemerintah Kota Serang yang menjadikan Serang Mengaji sebagai program prioritas daerah.
“Ini adalah langkah strategis dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak. Kami sangat mengapresiasi komitmen tersebut,” ujarnya.
Ia menegaskan, program ini selaras dengan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan literasi keagamaan dan peningkatan kualitas kehidupan beragama.
A. Baijuri juga menekankan bahwa Serang Mengaji bersifat inklusif. Pemerintah Kota Serang tetap memastikan peserta didik dari umat agama lain mendapatkan pembelajaran sesuai dengan keyakinan masing-masing melalui koordinasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang.
Menurutnya, pendekatan tersebut menunjukkan bahwa penguatan nilai agama dapat berjalan beriringan dengan semangat toleransi dan keadilan.
“Serang Mengaji bukan sekadar membaca Al-Qur’an, tetapi juga membangun generasi berkarakter serta memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kota Serang,” tambahnya.
Ke depan, program ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperluas akses pembelajaran, dan secara bertahap menekan angka buta aksara Al-Qur’an di Kota Serang. (Iman)
