Site icon BantenDaily

Turunkan 13 Atlet, Persambi Tangsel Optimistis Raih 9 Emas di Porprov 2026

Turunkan 13 atlet, Persambi Tangsel optimistis meraih sembilan medali emas melalui persiapan teknik, fisik, dan mental.

Para atlet Sambo Persambi Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjalani latihan untuk mematangkan persiapan menghadapi Porprov VII Banten 2026. Sebanyak 13 atlet disiapkan untuk berlaga di sejumlah kelas pertandingan dengan target sembilan medali emas. (Foto: Ist)

KOTA TANGSEL | BD — Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan 13 atlet untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Dengan kekuatan tersebut, Persambi Tangsel optimistis mampu meraih sembilan medali emas dari 13 nomor pertandingan yang diikuti.

Ketua Umum Persambi Kota Tangsel, Heris Cahya Kusuma, mengatakan para atlet yang disiapkan akan bertanding di sejumlah kelas putra dan putri. Persiapan dilakukan secara menyeluruh agar setiap atlet memiliki kesiapan teknik, fisik, dan mental sebelum menghadapi kompetisi.

Menurut Heris, jumlah atlet yang diturunkan menjadi salah satu modal Persambi Tangsel untuk bersaing dalam perebutan medali. Terlebih, sejumlah atlet yang dimiliki telah mempunyai pengalaman bertanding di level nasional.

“Di Tangsel banyak atlet berprestasi. Kemarin juga ada atlet kita yang menang di PON. Pengalaman mereka bisa ditularkan kepada junior-junior yang ikut bertanding,” ujar Heris.

Ia menjelaskan, pengalaman atlet senior diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan para atlet junior. Dengan demikian, persiapan tim tidak hanya bertumpu pada latihan bersama, tetapi juga proses berbagi pengalaman menghadapi pertandingan.

Dalam Porprov VII Banten 2026, Sambo menjadi cabang olahraga yang untuk pertama kalinya dipertandingkan. Hal tersebut seiring dengan baru terbentuknya organisasi Sambo di tingkat Provinsi Banten pada tahun ini.

Meski demikian, Persambi Tangsel tidak ingin kehilangan momentum untuk menunjukkan kualitas atletnya. Heris menilai potensi atlet yang dimiliki cukup menjanjikan untuk bersaing dengan kontingen dari daerah lain.

Matangkan Persiapan Lewat Pemusatan Latihan

Untuk meningkatkan kesiapan para atlet, Persambi Tangsel saat ini menjalankan pemusatan latihan atau training camp (TC) di Kota Tangerang.

Dalam kegiatan tersebut, atlet Sambo Tangsel berlatih bersama atlet dari daerah setempat. Selain meningkatkan kemampuan, latihan bersama ini juga menjadi kesempatan untuk mengukur kekuatan dan kemampuan calon pesaing.

Heris menyebut materi latihan saat ini lebih banyak diarahkan pada penguatan teknik bantingan. Teknik tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam pertandingan Sambo karena memiliki nilai poin yang tinggi.

“Kita fokus pada teknik bantingan karena poin terbesarnya ada di situ, bagaimana atlet bisa menjatuhkan lawan ke matras. Selain teknik, kita juga memperkuat fisik dan mental,” jelasnya.

Dalam cabang olahraga Sambo, terdapat dua kategori pertandingan, yakni Combat Sambo dan Sport Sambo. Combat Sambo menggabungkan teknik pukulan, tendangan, serangan kepala, hingga bantingan dalam pertarungan dengan kontak fisik penuh.

Sementara itu, Sport Sambo lebih menitikberatkan pada teknik pergulatan dan bantingan, dengan karakteristik yang menyerupai judo.

Waspadai Persaingan Kota dan Kabupaten Tangerang

Selain mematangkan kemampuan atlet, Persambi Tangsel juga telah memetakan kekuatan kontingen yang berpotensi menjadi pesaing dalam perebutan medali.

Heris menyebut Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang sebagai dua daerah yang patut diwaspadai. Menurutnya, kedua daerah tersebut juga telah melakukan persiapan dengan baik untuk menghadapi Porprov VII Banten 2026.

“Kita sudah mapping kekuatan lawan. Dari hasil pemetaan itu, kita optimistis peluang untuk meraih target cukup terbuka,” ungkapnya.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Persambi Tangsel berharap 13 atlet yang diturunkan mampu memberikan penampilan terbaik di setiap nomor pertandingan.

Heris juga terus memberikan motivasi kepada para atlet agar memiliki kepercayaan diri dan semangat juang selama kompetisi berlangsung.

Ia berharap perjuangan para atlet tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat Kota Tangerang Selatan.

“Kita terus memberikan semangat kepada atlet supaya mereka bisa menjadi kebanggaan Tangerang Selatan, terutama bagi orang tua, keluarga, dan sahabat-sahabatnya,” tuturnya. (Idris Ibrahim)

Exit mobile version