Site icon BantenDaily

Wagub Banten Dimyati Natakusumah Bantu Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Pabuaran

Wagub Banten salurkan bantuan Rp25 juta untuk renovasi RTLH warga Pabuaran, Kabupaten Serang saat Safari Ramadan.

Wakil Gubernur Banten menyerahkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp25 juta dari BAZNAS kepada nenek Asikah (84), warga Pabuaran, Kabupaten Serang, dalam rangka Safari Ramadan 2026. (Foto: Ist)

SERANG | BD – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan bantuan pembiayaan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga kurang mampu di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam rangka penanganan kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat kurang mampu.

Bantuan perbaikan rumah tersebut diserahkan kepada seorang lansia bernama Nenek Asikah (84) yang beralamat di Kampung Sukasari RT 17/RW 05 Desa Sindang Heula. Penyerahan bantuan dilaksanakan Kamis (26/2/2026) bertepatan dengan kegiatan Safari Ramadan yang dilakukan oleh Wagub Dimyati.

Bantuan tersebut bersumber dari Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Dimyati menjelaskan bahwa setelah mendapat informasi dari Bupati Serang mengenai adanya rumah tidak layak huni di lokasi tersebut, langsung ditindaklanjuti dengan memberikan bantuan.

“Ini merupakan bentuk solidaritas dan empati dari seluruh pegawai pemerintah, BAZNAS maupun masyarakat allgemeen,” jelas Dimyati.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan zakat yang tepat sasaran dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini juga menunjukkan kehadiran pemerintah dalam membantu permasalahan warga, khususnya dalam hal kebutuhan sandang, pangan, dan papan.

“Pengumpulan zakat dilakukan dari para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, kemudian didistribusikan ke Kabupaten Serang sesuai kebutuhan yang sampaikan oleh bupati,” lanjut Dimyati.

Untuk penerima bantuan, Wagub Dimyati mengingatkan agar dana sebesar Rp 25 juta tersebut digunakan secara maksimal untuk memperbaiki kondisi rumah. Ia juga mengharapkan partisipasi Gotong Royong dari warga sekitar untuk mendukung proses pembangunan rumah.

“Jangan menggunakan dana ini untuk keperluan lain seperti membeli pakaian lebaran atau bahan pangan. Untuk kebutuhan pokok, Nanti akan mendapat bantuan dari Bupati Serang,” pesannya.

Dalam acara yang sama, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Banten, Wagub Banten, serta BAZNAS atas kepedulian dan dukungan yang diberikan.

“Di wilayah kami masih terdapat beberapa rumah tidak layak huni yang memerlukan bantuan melalui kerja sama lintas sektor. Hari ini warga kami menerima bantuan renovasi rumah sebesar Rp 25 juta. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan dukungan langsung dari Pemerintah Provinsi Banten yang sangat berarti bagi penerimanya,” tutup bupati. (*)

Exit mobile version