Site icon BantenDaily

Wanto Sugito Lepas Banteng Banten FC ke Soekarno Cup 2026, Siap Harumkan Nama Banten

Wanto Sugito melepas Banteng Banten FC ke Soekarno Cup 2026. Sebanyak 25 pemain siap bertanding dan membawa nama Banten di Surabaya.

Skuad Banteng Banten FC berfoto bersama jajaran pengurus dan pendukung sebelum bertolak ke Surabaya untuk mengikuti Soekarno Cup 2026, Sabtu (8/8/2026) malam. (Foto: Ist)

KOTA TANGSEL | BD — Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Wanto Sugito, melepas skuad Banteng Banten FC menuju Surabaya untuk berlaga di Soekarno Cup 2026. Sebanyak 25 pemain membawa misi mengharumkan nama Provinsi Banten sekaligus membuktikan kemampuan sepak bola muda daerah di tingkat nasional.

Pelepasan skuad berlangsung di DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan, Sabtu (8/8/2026) malam. Jajaran pengurus partai, anggota legislatif, manajemen, tim pelatih, serta orang tua pemain hadir memberikan dukungan sebelum rombongan bertolak menggunakan bus menuju Surabaya.

Wanto mengatakan keberangkatan Banteng Banten FC bukan sekadar perjalanan untuk mengikuti sebuah turnamen. Para pemain membawa harapan masyarakat Banten untuk tampil maksimal dan menjaga nama baik daerah sepanjang kompetisi.

“Ini bukan sekadar melepas tim sepak bola. Anak-anak kita berangkat membawa semangat, harapan, dan keyakinan untuk membawa nama baik Provinsi Banten,” kata Wanto.

Wanto Minta Pemain Tampil Maksimal

Wanto optimistis Banteng Banten FC mampu bersaing di Soekarno Cup 2026. Keyakinan tersebut, menurutnya, ditopang persiapan tim yang telah berlangsung secara intensif selama beberapa bulan.

Ia menyebut latihan, disiplin, dan kerja sama tim menjadi tiga fondasi yang harus terus dipertahankan selama kompetisi.

“Kalau ingin menang, ada tiga hal: latihan yang baik, disiplin, dan kerja sama tim. Saya melihat tiga hal itu sudah ada di Banteng Banten,” ujarnya.

Wanto mengingatkan para pemain bahwa target besar harus disertai kerja keras. Ia juga meminta seluruh pemain tetap rendah hati dan tidak menganggap remeh lawan.

“Kalau kita punya keinginan yang kuat dari dalam hati, alam semesta akan membantu mewujudkannya. Tetapi cita-cita besar harus dibarengi usaha yang sungguh-sungguh,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wanto menitipkan tiga pesan utama kepada skuad Banteng Banten, yakni menjaga sportivitas, mempertahankan kekompakan, dan memberikan kemampuan terbaik.

“Kita ingin menang, tetapi menanglah dengan cara yang terhormat. Sportivitas harus tetap dijaga,” tegasnya.

Menurut Wanto, atmosfer kompetisi di Surabaya akan berbeda dengan pertandingan uji coba yang telah dijalani. Karena itu, pemain harus mampu menghadapi tekanan mental dan psikologis secara bersama-sama.

“Tahun ini Banten bisa mengirimkan tim terbaik. Karena itu, berikan kemampuan terbaik kalian,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tim tidak hanya diukur dari hasil akhir pertandingan. Disiplin, sportivitas, kekompakan, serta kemampuan menjaga nama baik daerah juga menjadi bagian penting dari perjuangan Banteng Banten FC.

25 Pemain Terpilih dari Seleksi Panjang

Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten sekaligus Ketua Panitia Soekarno Cup Banten, Abraham Garuda Laksono, mengatakan proses pembentukan Banteng Banten FC telah dimulai sejak Mei 2026.

Ratusan pemain muda dari berbagai wilayah di Banten mengikuti proses seleksi. Setelah melalui sejumlah tahapan seleksi dan latihan, terpilih 25 pemain yang terdiri dari 20 pemain U-17 dan lima pemain senior.

“Setelah proses panjang, Alhamdulillah, inilah 25 putra terbaik Banten yang akan membawa nama Banten di Soekarno Cup 2026,” ujar Abraham.

Sejak awal Juli, para pemain menjalani training camp dengan tinggal dan berlatih bersama. Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membangun kekompakan dan mental bertanding.

Banteng Banten FC juga menjalani sejumlah laga uji coba untuk mengukur perkembangan permainan sekaligus menentukan komposisi terbaik sebelum menghadapi turnamen.

Dari sisi teknis, tim diperkuat head coach berlisensi A, asisten pelatih berlisensi, serta masseur dan tim medis bersertifikat. Seluruh pemain dan ofisial juga telah terverifikasi serta terdaftar dalam Soekarno Cup 2026.

Laga Perdana Hadapi Banteng Bali

Perjuangan Banteng Banten FC di Soekarno Cup 2026 langsung menghadirkan ujian berat. Pada 11 Agustus 2026, mereka dijadwalkan menghadapi Banteng Bali, runner-up Soekarno Cup 2025, di Lapangan Thor Surabaya.

Pertandingan tersebut menjadi ujian perdana bagi skuad Banten setelah menjalani proses seleksi dan persiapan selama beberapa bulan.

Para pemain dituntut menerjemahkan hasil latihan ke dalam pertandingan. Kekompakan, disiplin, mental bertanding, dan kemampuan menjaga ketenangan saat mendapat tekanan akan menjadi modal penting menghadapi laga pembuka.

Abraham berharap seluruh proses panjang yang telah dijalani Banteng Banten FC dapat berbuah prestasi.

“Doakan dan dukung anak-anak kita. Mudah-mudahan kami bisa memberikan hasil terbaik, pulang membawa Piala Soekarno Cup, dan membawa Banten menjadi tuan rumah Soekarno Cup 2027,” ujarnya.

Bawa Misi Pembinaan Generasi Muda

Keikutsertaan Banteng Banten FC dalam Soekarno Cup 2026 tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga dan generasi muda di Banten.

Soekarno Cup mengusung semangat Nation and Character Building. Kompetisi ini menjadi ruang bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menanamkan nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, gotong royong, dan pembentukan karakter.

Bagi Banten, keikutsertaan Banteng Banten FC menjadi kesempatan untuk menguji hasil pembinaan sepak bola daerah sekaligus menunjukkan potensi pemain muda Banten di level nasional.

Pelepasan skuad turut dihadiri sejumlah jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan, di antaranya Iwan Rahayu, Adi Surya, Asep Rachmatullah, Nia Purnamasari, Gatot Wibowo, Christopher Sebastian, Wawan Sumarwan, Yeremia Mendrofa, Gesuri Mesias Bintang Merah, Muhlis, dan Bambang Janoko. (*)

Exit mobile version