Polresta Tangerang Usut Gangguan KA Akibat Kabel Sensor Hilang

waktu baca 2 menit
Sabtu, 9 Mei 2026 12:51 7 Nazwa

TANGERANG | BD — Polresta Tangerang turun tangan menyelidiki gangguan perjalanan kereta api yang terjadi di lintasan Stasiun Daru–Parung Panjang, Jumat (8/5/2026). Gangguan tersebut diduga dipicu hilangnya kabel sensor persinyalan kereta di area Stasiun Daru, Kecamatan Jambe.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi adanya gangguan operasional perjalanan KA dari arah Stasiun Daru menuju Stasiun Parung Panjang maupun sebaliknya.

“Kami mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan manajemen Stasiun Daru untuk memastikan penyebab terganggunya perjalanan kereta,” kata Indra Waspada.

Dari hasil pemeriksaan internal pihak stasiun, gangguan perjalanan kereta diduga terjadi akibat kabel counting head atau kabel sensor sinyal hilang karena dicuri. Polisi yang melakukan pengecekan di lokasi kemudian menemukan kabel sensor tersebut memang sudah tidak berada pada tempatnya.

Adapun kabel yang hilang diperkirakan sepanjang sekitar dua meter. Hilangnya perangkat itu berdampak pada sistem persinyalan kereta di Stasiun Daru dan Stasiun Parung Panjang sehingga mengganggu perjalanan KA pada lintasan tersebut.

Indra Waspada menjelaskan, dugaan pencurian terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Hal itu diketahui setelah operator kereta sekitar pukul 03.30 WIB mendapati sinyal kereta tetap menunjukkan warna merah dan tidak berubah sebagaimana mestinya.

Pihak KAI kemudian menerjunkan tim teknis untuk melakukan penanganan dan mengganti kabel sensor yang hilang. Setelah dilakukan perbaikan, sistem persinyalan kereta kembali berfungsi normal dan perjalanan KA dinyatakan kembali lancar.

“Seluruh gangguan dinyatakan telah normal kembali setelah dilakukan perbaikan dan penggantian perangkat,” ujar Indra Waspada.

Meski hingga kini belum ada laporan resmi dari pihak KAI, Polresta Tangerang memastikan proses penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap pelaku pencurian kabel sensor tersebut. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA