Pilar Pastikan Penataan Kampung Keranggan Rampung Desember 2026, Infrastruktur Jadi Prioritas

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Jul 2026 22:16 14 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, memastikan program penataan kawasan permukiman di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, akan rampung pada Desember 2026. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar sebagai fondasi untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kenyamanan masyarakat.

Kepastian tersebut disampaikan Pilar saat meninjau langsung lokasi penataan kawasan bersama jajaran perangkat daerah. Menurutnya, pembenahan kampung harus diawali dengan penyediaan infrastruktur yang memadai sebelum dikembangkan menjadi kawasan tematik berbasis potensi masyarakat.

“Yang paling penting sekarang infrastruktur dasarnya dulu. Jalan, saluran air, lampu, pemagaran, gapura kita lengkapi supaya standar kampung tidak kalah dengan kawasan perumahan,” kata Pilar, Rabu (8/7/2026).

Pembangunan yang dilaksanakan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) meliputi pemasangan paving block pada jalan lingkungan, pembangunan drainase menggunakan U-Ditch ukuran 30×30 dan 40×40 sepanjang sekitar 4.000 meter, pembangunan dinding penahan tanah (DPT), pagar pengaman, gapura kawasan, hingga penambahan penerangan jalan umum (PJU).

Selain itu, Pemkot Tangsel juga akan memasang lampu tenaga surya (solar cell) di sejumlah titik melalui Dinas Perkim sebagai pelengkap program Tangsel Terang yang dijalankan Dinas Perhubungan.

Pilar mengatakan, penataan tersebut mencakup kawasan seluas sekitar 23 hektare yang meliputi lima RW dan 12 RT di Kelurahan Keranggan. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada akhir 2026 sehingga masyarakat dapat segera menikmati lingkungan permukiman yang lebih tertata.

“Kita pastikan lima RW yang terdiri dari 12 RT di Kelurahan Keranggan ini tertata dengan baik. Harapannya kualitas lingkungan tempat tinggal masyarakat semakin baik, lebih rapi, bersih, dan nyaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, akses jalan utama menuju kawasan tersebut sebenarnya telah diperbaiki melalui pengaspalan pada tahun sebelumnya. Karena itu, pembangunan kali ini lebih difokuskan pada pembenahan jalan-jalan lingkungan yang selama ini menjadi akses utama aktivitas warga.

Menurut Pilar, setelah infrastruktur dasar selesai dibangun, Pemkot Tangsel akan membuka peluang pengembangan kawasan menjadi kampung tematik sesuai usulan masyarakat. Sejumlah konsep yang disiapkan di antaranya pengelolaan bank sampah, urban farming, hingga pengembangan kampung berbasis UMKM maupun potensi wisata lokal.

Dengan penataan yang dilakukan secara bertahap, Pemkot Tangsel berharap kawasan permukiman di Kelurahan Keranggan dapat berkembang menjadi lingkungan yang lebih aman, sehat, dan memiliki daya tarik, tanpa mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat sebagai prioritas utama. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA