TANGERANG | BD – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengajak para pelaku wirausaha baru untuk terus berinovasi dan beradaptasi menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis. Menurutnya, kreativitas dan ketekunan menjadi kunci agar usaha kecil mampu bertahan sekaligus berkembang di tengah berbagai tantangan.
Pesan tersebut disampaikan Intan saat menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada Wirausaha Baru (WUB) perempuan kepala keluarga di Kantor Kecamatan Kronjo, Kamis (9/7/2026). Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) PIK 2.
Dalam sambutannya, Intan menilai persaingan dunia usaha saat ini semakin ketat. Tidak sedikit pelaku usaha yang harus menghentikan usahanya karena tidak mampu mengikuti perubahan pasar. Karena itu, ia meminta para penerima bantuan tidak hanya mengandalkan modal yang diberikan, tetapi juga terus mengembangkan ide dan kreativitas dalam menjalankan usaha.
“Keadaan ekonomi sekarang ini membuat banyak pelaku usaha mengalami tantangan, bahkan ada yang gulung tikar. Karena itu, ibu-ibu harus pintar berkreasi, berinovasi, dan tekun agar usahanya bisa terus berjalan,” ujar Intan.
Ia mencontohkan, gerobak usaha yang diberikan tidak harus digunakan untuk berjualan mie ayam saja. Menurutnya, para penerima manfaat dapat menyesuaikan jenis dagangan dengan kebutuhan pasar agar peluang usaha semakin terbuka.
“Gerobaknya bisa dimanfaatkan untuk menjual menu lain seperti bakso, pangsit, minuman, atau makanan lainnya. Yang penting, ibu-ibu terus berusaha melihat peluang yang ada,” katanya.
Selain inovasi, Intan juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Menurutnya, usaha yang bersih dan memberikan pelayanan yang baik akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan masyarakat.
“Bantuan ini mohon dijaga dan dirawat sebaik-baiknya. Saat berjualan yang paling penting adalah kebersihan. Kalau tempat usaha bersih dan pelayanannya baik, masyarakat akan lebih nyaman membeli,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Intan juga meminta pemerintah desa ikut memfasilitasi penataan lokasi usaha para penerima bantuan agar tidak terjadi persaingan yang kurang sehat.
Ia berharap lokasi berjualan dapat diatur secara merata sehingga seluruh pelaku usaha memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pelanggan dan mengembangkan usahanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, mengatakan program bantuan fisik bagi Wirausaha Baru perempuan kepala keluarga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja melalui pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, selain memberikan pelatihan keterampilan, pemerintah juga berupaya memastikan para peserta memiliki sarana untuk langsung memulai usaha.
“Kami terus membuka kerja sama dengan berbagai pihak agar pelatihan yang diberikan dapat diikuti dengan bantuan peralatan, sehingga peserta memiliki kesempatan lebih besar untuk bekerja maupun membuka usaha secara mandiri,” kata Rudi.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap semakin banyak masyarakat yang mampu menciptakan usaha produktif, memperkuat ekonomi keluarga, sekaligus membuka peluang kerja baru di lingkungan sekitarnya. (*)
Tidak ada komentar