Mahasiswa KKN Kelompok 11 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berfoto bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas setelah pelaksanaan Skrining Kesehatan Gratis bagi warga Kampung Cikulur. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa memberikan edukasi sekaligus layanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat. (Foto: Dok. Pribadi)LEBAK | BD — Sebanyak 14 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 11 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar program Skrining Kesehatan Gratis bagi masyarakat RT 02 Kampung Cikulur, Desa Cikareo, pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Majelis Taklim Nurul Iman tersebut dimulai pukul 09.00 WIB dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas. Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN untuk membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatan sejak dini sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan secara rutin.
Sebanyak 42 warga mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, tekanan darah, hingga pemeriksaan gula darah. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN membantu proses pendataan dan pencatatan hasil pemeriksaan warga.

Tenaga kesehatan bersama Ibu Lilis melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga Kampung Cikulur dalam kegiatan Skrining Kesehatan Gratis yang digelar KKN Kelompok 11 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Pemeriksaan meliputi sejumlah indikator kesehatan dasar sebagai upaya membantu warga mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. (Foto: Dok. Pribadi)
Sementara itu, Ibu Lilis bersama dua staf teknis dari Puskesmas memberikan sosialisasi mengenai kesehatan sekaligus melakukan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah menggunakan peralatan yang telah difasilitasi oleh pihak Puskesmas.
Melalui pemeriksaan tersebut, warga mendapatkan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan masing-masing. Bagi warga yang memperoleh hasil pemeriksaan di atas batas normal, tenaga kesehatan turut memberikan penanganan awal sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan.
Ibu Lilis selaku tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan, meskipun merasa tubuh dalam kondisi sehat.
“Yang penting mah warga tahu dulu kondisi kesehatannya. Kadang kan urang téh merasa sehat, padahal pas dicek tensi atau gula darahnya bisa saja ada yang tinggi. Jadi, kalau ada hasil yang kurang baik, bisa langsung ditindaklanjuti supaya jangan sampai tambah parah,” ujar Ibu Lilis.
Ketua Kelompok 11 KKN UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Sabihis, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial di lingkungan tempat mereka melaksanakan KKN.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan sederhana dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh dan melakukan tindak lanjut apabila ditemukan hasil pemeriksaan yang perlu diperhatikan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat bisa lebih peduli terhadap kesehatan dan tidak menunggu sampai muncul keluhan untuk melakukan pemeriksaan. Kami juga ingin kegiatan KKN memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh warga,” kata Sabihis.
Tidak hanya membantu pelaksanaan pemeriksaan bagi masyarakat, 14 mahasiswa KKN Kelompok 11 juga turut mengikuti tahapan skrining dengan pemeriksaan yang sama. Keterlibatan tersebut menjadi pengalaman langsung bagi mahasiswa sekaligus menunjukkan bahwa menjaga kesehatan merupakan hal penting bagi semua kalangan.
Kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme dari masyarakat. Melalui program skrining kesehatan gratis ini, Kelompok 11 KKN berharap warga Kampung Cikulur semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala serta lebih memperhatikan kondisi kesehatan diri dan keluarga. (Ril)
Tidak ada komentar