Piala Bupati Cup U-17 Dimulai, Kabupaten Tangerang Berburu Bibit Lokal untuk Masa Depan

waktu baca 4 menit
Sabtu, 5 Sep 2026 20:12 13 Nazwa

TANGERANG | BD – Piala Bupati Cup U-17 Tahun 2026 resmi dimulai. Turnamen yang melibatkan tim dari 28 kecamatan ini menjadi salah satu panggung bagi Kabupaten Tangerang untuk mencari dan mengembangkan bibit-bibit sepak bola lokal yang diproyeksikan menjadi pemain masa depan.

Turnamen tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Stadion Mini Kecamatan Pagedangan, Sabtu (5/9/2026).

Keikutsertaan puluhan kecamatan membuat Piala Bupati Cup U-17 tidak hanya menjadi kompetisi antartim, tetapi juga menjadi ruang untuk memetakan potensi pemain muda dari berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.

Setiap tim membawa talenta dari wilayah masing-masing. Dari proses tersebut, pemain yang memiliki kemampuan dan potensi diharapkan dapat terlihat sejak usia muda untuk kemudian mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan.

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, kompetisi kelompok usia merupakan bagian penting dalam membangun pembinaan sepak bola secara berjenjang. Ia berharap pemain yang muncul dari kompetisi tersebut nantinya mampu melanjutkan karier ke level yang lebih tinggi.

“Kalau ini terus dijalankan, ingat ucapan saya, pemain U-17 ini minimal ada yang menjadi pemain Persita atau bermain di Liga 1. Maksimalnya, mudah-mudahan bisa menjadi pemain nasional,” tegasnya.

Menurut Maesyal, potensi pemain lokal Kabupaten Tangerang cukup besar sehingga perlu diberikan ruang untuk berkembang melalui kompetisi yang terarah dan berkesinambungan.

Piala Bupati Cup U-17 juga menjadi kelanjutan dari pembinaan yang sebelumnya dilakukan melalui kompetisi kelompok usia lebih muda. Pemkab Tangerang telah menggelar Bupati Cup U-13 dan U-15 sebagai bagian dari upaya membangun jalur pembinaan sejak usia dini.

“Saya titip pertandingan ini kepada Ketua PSSI dan panitia, betul-betul prosesnya adalah pembinaan. Tujuannya supaya nanti ada tim U-17 khusus untuk Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

589 Pemain Lolos Seleksi Administrasi

Upaya mencari bibit lokal dalam turnamen tersebut juga diperkuat melalui proses screening dan verifikasi administrasi peserta.

Ketua Askab PSSI Kabupaten Tangerang H. Danil Ramdhani mengatakan, sebanyak 789 pemain didaftarkan untuk mengikuti Piala Bupati Cup U-17 2026. Setelah melalui proses verifikasi, sebanyak 589 pemain dinyatakan lolos, sedangkan sekitar 200 pemain tidak memenuhi persyaratan administrasi.

Menurut Danil, proses tersebut dilakukan untuk memastikan pemain yang tampil benar-benar sesuai dengan ketentuan dan memiliki keterkaitan dengan wilayah Kabupaten Tangerang.

“Ini kami lakukan agar tidak ada lagi persoalan pemain titipan, pemain dari luar wilayah yang tidak sesuai ketentuan ataupun manipulasi administrasi. Semua harus bertanding secara sportif dan berdasarkan aturan yang telah disepakati,” jelasnya.

Ia menegaskan, proses verifikasi menjadi bagian penting dalam membangun kompetisi yang sehat. Dengan demikian, pemain yang tampil memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan di lapangan.

“Ini potensi pemain asli lokal Kabupaten Tangerang. Insyaallah tidak ada titipan, ini potensi lokal yang kita gandeng bersama Disdukcapil untuk menjadi juara,” ungkap Danil.

28 Kecamatan Jadi Panggung Talenta Muda

Dengan keterlibatan 28 kecamatan, Piala Bupati Cup U-17 diharapkan mampu memberikan gambaran lebih luas mengenai potensi sepak bola yang tersebar di Kabupaten Tangerang.

Bagi masing-masing kecamatan, kompetisi ini menjadi kesempatan untuk membawa pemain terbaik mereka sekaligus menunjukkan hasil pembinaan yang telah dilakukan di tingkat wilayah.

Danil mengatakan, turnamen tersebut diharapkan benar-benar menjadi wadah untuk menemukan putra-putra terbaik dari masing-masing kecamatan.

“Juara yang lahir dari proses yang jujur akan memiliki nilai yang jauh lebih tinggi daripada sekadar trofi dan medali,” tuturnya.

Di sisi lain, Maesyal meminta seluruh pihak yang terlibat tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjaga proses pertandingan tetap sportif. Wasit, hakim garis, panitia, pelatih hingga camat diminta menjaga netralitas agar kompetisi berjalan sesuai aturan.

“Wasit harus netral, hakim garis netral, panitia netral. Karena tujuan kita ada dua, yaitu pembinaan dan prestasi. Jangan sampai ada keributan atau hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Ia juga meminta para camat memberikan dukungan dan pembinaan kepada tim dari wilayah masing-masing agar pertandingan berlangsung tertib dan kondusif.

Piala Bupati Cup U-17 2026 sendiri digelar di dua lokasi, yakni Stadion Mini Kecamatan Pagedangan dan Stadion Petal Sukadiri.

Dari 28 kecamatan yang ambil bagian dan ratusan pemain yang telah melewati proses verifikasi, turnamen ini menjadi salah satu momentum penting bagi Kabupaten Tangerang untuk menemukan talenta lokal yang dapat terus dibina hingga ke jenjang sepak bola profesional. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA