Abe Sambangi Beny, Hadirkan Kepedulian di Tengah Musibah Rumah Roboh

waktu baca 2 menit
Kamis, 15 Okt 2026 19:42 14 Redaksi

TANGERANG | TD — Abraham Garuda Laksono atau Abe, anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PDI Perjuangan, menyambangi Beny, warga Bonang, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, yang rumahnya roboh akibat kerusakan dimakan rayap, Rabu (14/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian Abe terhadap warga yang tengah menghadapi persoalan tempat tinggal sekaligus berjuang memulihkan kesehatan.

Di balik musibah yang dialami Beny, ada perjuangan sebuah keluarga untuk bertahan di tengah keadaan yang tidak mudah. Setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit, Beny masih menjalani rawat jalan ketika harus menghadapi kenyataan bahwa rumahnya tidak lagi dapat ditempati.

Beny, umat Katolik dari Jemaat St. Mikail, kini untuk sementara tinggal bersama keluarganya di rumah kosong milik seorang warga. Kondisi tersebut menambah beban yang harus dihadapi keluarga di tengah proses pemulihan kesehatannya.

Saat berkunjung, Abe tidak hanya melihat kondisi rumah, tetapi juga berbincang langsung dengan Beny untuk mendengarkan keadaan dan kesulitan yang sedang dihadapinya. Dalam pertemuan itu, Abe menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai untuk membantu meringankan sebagian kebutuhan keluarga tersebut.

“Ketika kita melihat langsung kondisi masyarakat, kita bisa memahami bahwa persoalan yang mereka hadapi tidak selalu sederhana. Pak Beny sedang berusaha memulihkan kesehatannya, sementara keluarganya juga harus menghadapi persoalan tempat tinggal. Saya berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujar Abe.

Bagi Abe, melihat langsung kondisi warga menjadi salah satu cara untuk memahami persoalan yang mereka hadapi secara lebih utuh. Di balik laporan dan data, ada kehidupan sehari-hari yang tidak selalu mudah tergambarkan, termasuk perjuangan keluarga yang harus menghadapi beberapa persoalan sekaligus.

Kunjungan tersebut juga memperlihatkan pentingnya ruang bagi warga untuk menyampaikan keadaan yang mereka alami secara langsung. Melalui percakapan sederhana, persoalan yang dihadapi warga dapat dikenali lebih dekat, termasuk kebutuhan mendesak yang memerlukan perhatian.

Abe Soroti Akses Bantuan Sosial

Selain persoalan rumah dan kesehatan, kunjungan Abe turut menyoroti akses keluarga Beny terhadap bantuan sosial.

Berdasarkan informasi yang disampaikan warga, Beny tercatat dalam desil 6 sehingga disebut tidak menerima bantuan sembako dan sejumlah bantuan sosial lainnya. Informasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian data kesejahteraan dengan kondisi nyata yang sedang dihadapi keluarga Beny.

Menanggapi hal itu, Abe menekankan pentingnya pencocokan data dengan keadaan masyarakat di lapangan agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

“Data kesejahteraan harus terus dicermati agar sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Jika ada perubahan keadaan atau informasi yang belum sesuai, perlu ada mekanisme verifikasi dan pemutakhiran data. Dengan begitu, penyaluran bantuan bisa dilakukan secara lebih tepat sasaran,” katanya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA