Bandara Husein Sastranegara Tambah Fasilitas Keamanan dan ARFF, Siap Dukung Penerbangan Jet

waktu baca 2 menit
Selasa, 7 Jul 2026 13:57 27 Nazwa

JAKARTA | BD — Bandara Husein Sastranegara, Bandung, terus meningkatkan kesiapan operasional melalui penambahan fasilitas keamanan dan armada Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF). Langkah tersebut dilakukan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports sebagai bagian dari persiapan agar bandara kembali dapat melayani penerbangan pesawat jet untuk rute domestik maupun internasional.

Persiapan dilakukan dengan memenuhi seluruh persyaratan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan. Bandara Husein Sastranegara nantinya diproyeksikan melayani penerbangan niaga berjadwal menggunakan pesawat jet dan propeller, penerbangan niaga tidak berjadwal, serta penerbangan bukan niaga untuk rute dalam dan luar negeri.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, mengatakan pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan kembali Bandara Husein Sastranegara guna memperkuat konektivitas penerbangan di Jawa Barat.

“InJourney Airports mendukung kebijakan pemerintah terkait optimalisasi Bandara Husein Sastranegara. Kami memastikan optimalisasi turut memperkuat konektivitas penerbangan domestik maupun internasional agar bandara ini dapat berkontribusi maksimal dalam mendukung pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Jawa Barat,” ujar Arie, Selasa, 7 Juli 2026.

Selain meningkatkan kesiapan fasilitas bandara, InJourney Airports juga telah melakukan pembahasan dengan sejumlah maskapai terkait pembukaan rute baru. Hingga kini, enam maskapai menyatakan minat untuk mengoperasikan penerbangan jet berjadwal dari Bandara Husein Sastranegara.

Rute yang diajukan meliputi Bali, Balikpapan, Pontianak, Padang, Lampung, Pekanbaru, Kualanamu, Makassar, Palembang, dan Surabaya. Sementara untuk penerbangan internasional, maskapai mengusulkan rute menuju Singapura, Kuala Lumpur, dan Johor Bahru, Malaysia.

“InJourney Airports akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menindaklanjuti permohonan pembukaan rute-rute tersebut. Kami ingin memastikan layanan penerbangan yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, khususnya di Jawa Barat,” kata Arie.

Menurutnya, proses optimalisasi Bandara Husein Sastranegara dilakukan melalui koordinasi lintas instansi yang melibatkan Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, serta TNI Angkatan Udara.

Sebagai bagian dari peningkatan standar keselamatan, Bandara Husein Sastranegara telah menerima tambahan kendaraan Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) sejak pekan lalu. Kehadiran armada tersebut meningkatkan kapasitas layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan sehingga memenuhi kategori yang dipersyaratkan untuk mendukung operasional pesawat jet.

Di sisi keamanan, InJourney Airports juga menambah personel Aviation Security (Avsec) serta mengoptimalkan fasilitas pemeriksaan berupa mesin X-ray, walkthrough metal detector, handheld metal detector, sistem CCTV, dan berbagai peralatan keamanan lainnya sesuai standar keamanan penerbangan sipil.

InJourney Airports menegaskan seluruh tahapan persiapan optimalisasi Bandara Husein Sastranegara dilakukan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku guna memastikan operasional penerbangan berlangsung aman, selamat, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA