Site icon BantenDaily

Bupati Maesyal Rasyid Pastikan Perbaikan Infrastruktur di Kosambi, Jembatan Kalibaru Jadi Prioritas

Bupati Tangerang pastikan pembangunan Jembatan Kalibaru Kosambi dan perbaikan jalan dilakukan tahun ini setelah anggaran disiapkan.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyerahkan bantuan kepada warga di acara silaturahmi di Kecamatan Kosambi. Beliau juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk segera membangun Jembatan Kalibaru agar memperlancar arus lalu lintas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Berikut caption informatif untuk gambar 1 dan 2 yang sudah disematkan tentang Jembatan Kalibaru: Gambar 1: Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat menghadiri acara silaturahmi di Kampung Benda Baru, Desa Rawarengas. Dalam kesempatan ini, beliau menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Kalibaru di Kosambi akan segera dilaksanakan untuk mengatasi kemacetan, bersama dengan perbaikan jalan lainnya yang tengah dalam proses lelang. Gambar 2: Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyerahkan bantuan kepada warga di acara silaturahmi di Kecamatan Kosambi. Beliau juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk segera membangun Jembatan Kalibaru agar memperlancar arus lalu lintas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (Foto: Ist)

TANGERANG | BD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan komitmennya untuk memperbaiki jalan dan jembatan di wilayah Kalibaru Kosambi.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Bupati Maesyal Rasyid ketika ia hadir dalam kegiatan silaturahmi bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar di Kampung Benda Baru, Desa Rawarengas, Kecamatan Kosambi, pada Selasa (17/03/26).

“Pemerintah daerah sudah menyediakan anggaran khusus untuk itu. InsyaAllah, di tahun ini Jembatan Kalibaru akan kita bangun kembali agar kemacetan bisa teratasi, demikian pula dengan perbaikan jalan-jalan lain yang kini sedang memasuki tahap lelang,” kata Bupati Maesyal Rasyid.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas adanya keterlambatan dalam pelaksanaan proyek pembangunan tersebut. Penyebab utamanya adalah kewajiban mematuhi prosedur lelang serta berbagai ketentuan yang berlaku.

“Saya mohon maaf atas segala keterlambatan pembangunan yang mungkin terjadi. Semuanya harus mengikuti prosedur anggaran dan proses tender lelang yang resmi,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya kepada warga Desa Rawarengas di Kecamatan Kosambi yang tetap mempertahankan tradisi silaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

“Saya sangat bangga melihatnya. Di tengah suasana hangat bulan suci Ramadan ini, masyarakat masih menjaga tradisi silaturahmi dan kebersamaan yang penuh kebahagiaan. Ini menjadi cerminan kuat dari pondasi umat serta kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bulan suci Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk memperbanyak ibadah pribadi seperti puasa, shalat tarawih, dan membayar zakat, melainkan juga peluang emas untuk mempererat tali persaudaraan sosial lintas suku, ras, dan agama.

“Kaum Muslim yang baik itu ramah bergaul dengan semua orang, baik saudara kita yang beragama Kristen, Buddha, Hindu, atau penganut agama lain. Saya gembira menyaksikan di Kabupaten Tangerang, kita saling menghormati dan menjaga satu sama lain. Itulah sumber kekuatan kita,” tegasnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut ditutup dengan penyerahan santunan kepada 312 janda dan 96 anak yatim. (*)

Exit mobile version