Bupati Maesyal Rasyid Pastikan Perbaikan Infrastruktur di Kosambi, Jembatan Kalibaru Jadi Prioritas

waktu baca 2 menit
Selasa, 17 Mar 2026 23:07 19 Nazwa

TANGERANG | BD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan komitmennya untuk memperbaiki jalan dan jembatan di wilayah Kalibaru Kosambi.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Bupati Maesyal Rasyid ketika ia hadir dalam kegiatan silaturahmi bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar di Kampung Benda Baru, Desa Rawarengas, Kecamatan Kosambi, pada Selasa (17/03/26).

“Pemerintah daerah sudah menyediakan anggaran khusus untuk itu. InsyaAllah, di tahun ini Jembatan Kalibaru akan kita bangun kembali agar kemacetan bisa teratasi, demikian pula dengan perbaikan jalan-jalan lain yang kini sedang memasuki tahap lelang,” kata Bupati Maesyal Rasyid.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas adanya keterlambatan dalam pelaksanaan proyek pembangunan tersebut. Penyebab utamanya adalah kewajiban mematuhi prosedur lelang serta berbagai ketentuan yang berlaku.

“Saya mohon maaf atas segala keterlambatan pembangunan yang mungkin terjadi. Semuanya harus mengikuti prosedur anggaran dan proses tender lelang yang resmi,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya kepada warga Desa Rawarengas di Kecamatan Kosambi yang tetap mempertahankan tradisi silaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

“Saya sangat bangga melihatnya. Di tengah suasana hangat bulan suci Ramadan ini, masyarakat masih menjaga tradisi silaturahmi dan kebersamaan yang penuh kebahagiaan. Ini menjadi cerminan kuat dari pondasi umat serta kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bulan suci Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk memperbanyak ibadah pribadi seperti puasa, shalat tarawih, dan membayar zakat, melainkan juga peluang emas untuk mempererat tali persaudaraan sosial lintas suku, ras, dan agama.

“Kaum Muslim yang baik itu ramah bergaul dengan semua orang, baik saudara kita yang beragama Kristen, Buddha, Hindu, atau penganut agama lain. Saya gembira menyaksikan di Kabupaten Tangerang, kita saling menghormati dan menjaga satu sama lain. Itulah sumber kekuatan kita,” tegasnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut ditutup dengan penyerahan santunan kepada 312 janda dan 96 anak yatim. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA