Bupati Tangerang Resmikan SPPG Bencongan 3 di Kelapa Dua, Perkuat Program Pemenuhan Gizi Pelajar

waktu baca 2 menit
Jumat, 6 Mar 2026 17:41 17 Nazwa

TANGERANG | BD – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bencongan 3 di Kecamatan Kelapa Dua, pada Jumat (6/3/2026).

Dalam pidatonya, Bupati Maesyal menyebut langkah ini sebagai upaya krusial untuk memperbaiki layanan gizi bagi warga, terutama anak-anak dan siswa. Ia menekankan bahwa asupan nutrisi optimal sejak usia dini akan membentuk sumber daya manusia berkualitas di masa depan.

“Lebih dari sekadar pemberian makanan, inisiatif ini menargetkan kemajuan generasi bangsa. Anak dengan gizi seimbang cenderung unggul dalam belajar, punya imunitas kuat, dan potensi kompetitif lebih tinggi,” katanya.

Program tersebut selaras dengan prioritas Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan kesejahteraan melalui inisiatif kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Bupati juga memuji kerjasama dengan sektor swasta via Dapur Mitra Kadin Indonesia di lokasi tersebut. “Pembangunan sukses berkat kolaborasi semua pihak, termasuk pengusaha. Dapur ini jadi contoh bagaimana sinergi memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia yakin fasilitas ini akan memperkokoh sistem pelayanan gizi yang lebih profesional dan berkelanjutan di kabupaten. “Kami siap dukung program kesejahteraan. Investasi terbesar adalah pada manusia, khususnya pemuda,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Insani Bintang Cemerlang, Elisabeth Martina, menyatakan SPPG ini akan memenuhi kebutuhan nutrisi siswa di Kecamatan Kelapa Dua yang padat sekolah. Fasilitas itu mendukung program makan siang gratis dari pemerintah pusat.

“Daerah ini punya banyak sekolah, jadi kami harap SPPG bisa layani anak-anak dengan makanan bergizi gratis sesuai arahan Presiden Prabowo,” jelasnya.

Elisabeth menambahkan, operasional melibatkan warga lokal sebagai relawan dan membuka lapangan kerja. Bahan makanan seperti roti, bakso, serta brownies bersumber dari UMKM setempat. “Relawan dari masyarakat sekitar, bahan dari usaha kecil lokal. Ini sekaligus serap tenaga kerja, dorong UMKM, dan beri manfaat bagi komunitas,” pungkasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA