Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran terkait berfoto di garis start KNPI Drag Bike 2026 di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Minggu (18/10/2026). Ajang ini diharapkan menjadi alternatif bagi anak muda untuk menyalurkan hobi balap motor melalui kompetisi resmi sekaligus mencegah praktik balap liar. (Foto: Ist)TANGERANG | BD — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendukung penyelenggaraan KNPI Drag Bike 2026 sebagai salah satu upaya menyediakan wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan hobi balap motor secara aman dan terorganisasi. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, pada Sabtu hingga Minggu (17–18/10/2026) tersebut diharapkan dapat mencegah anak muda terlibat dalam aksi balap liar.
Maesyal menilai, minat generasi muda terhadap dunia otomotif perlu diarahkan melalui kegiatan yang memiliki aturan dan pengelolaan yang jelas. Dengan begitu, hobi balap motor dapat disalurkan melalui kompetisi resmi tanpa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Drag bike ini lebih tepat sasaran dan terarah, terutama untuk menghindari anak-anak muda melakukan balap liar yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Maesyal saat menghadiri kegiatan tersebut, Minggu (18/10/2026).
Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi seperti KNPI Drag Bike menjadi salah satu cara untuk memberikan alternatif kegiatan bagi anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga otomotif.
Melalui wadah yang terorganisasi, para pencinta balap motor diharapkan dapat mengembangkan kemampuan sekaligus memahami pentingnya keselamatan dan ketertiban dalam berkendara.
Maesyal berharap KNPI Drag Bike tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini. Ia mendorong agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin sehingga generasi muda memiliki ruang yang berkelanjutan untuk menyalurkan minatnya.
Ia juga menyebutkan bahwa lokasi penyelenggaraan pada tahun berikutnya dapat disesuaikan. Menurutnya, keberadaan wadah yang terorganisasi menjadi hal utama dalam mengarahkan minat anak muda terhadap balap motor.
“Sekarang tempatnya di Puspemkab, tahun berikutnya silakan di mana saja. Yang terpenting anak-anak muda ini terorganisir dan punya wadah. Jadi tidak balap liar lagi,” tegasnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga melibatkan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Pemerintah Kabupaten Tangerang, kepolisian, TNI, serta panitia penyelenggara.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat penyelenggaraan kompetisi otomotif yang tertib sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan yang positif.
Selain menyediakan wadah kompetisi, penyelenggara juga memperhatikan aspek keselamatan selama kegiatan berlangsung. Dukungan tenaga medis dan ambulans disiapkan, disertai pengamanan dari Polres, Kodim, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Perhubungan (Dishub).
Maesyal menegaskan, kesiapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peserta maupun masyarakat.
“Dokter, ambulans dan pengamanan dari Polres, Kodim, Satpol PP serta Dishub semuanya sudah siap. Kami ingin kegiatan seperti ini benar-benar aman dan memberikan manfaat bagi anak-anak muda,” katanya.
Melalui KNPI Drag Bike 2026, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap minat generasi muda terhadap balap motor dapat tersalurkan melalui kompetisi yang terarah, sekaligus mendorong terciptanya budaya otomotif yang lebih aman dan bertanggung jawab. (*)
Tidak ada komentar