Ketua Umum DePA-RI, Luthfi Yazid (kiri) bersama alm. Irjen. Pol. (Purn.) Kamil Razak (kanan)pada suatu acara di Jakarta beberapa waktu lalu (Foto: Dok. DPP DePA-RI)JAKARTA | BD — Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI) berduka atas wafatnya Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, S.H., M.H., pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB, di sebuah rumah sakit di Bandung. Almarhum dikenang sebagai purnawirawan perwira tinggi Polri, praktisi hukum, pendidik, serta salah satu pendiri yang turut membangun dan membesarkan DePA-RI.
Duka cita tersebut disampaikan Ketua Umum DePA-RI, Dr. TM Luthfi Yazid, S.H., LL.M., di Jakarta, Jumat (23/10/2026). Menurutnya, kepergian Kamil Razak merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga besar DePA-RI, tetapi juga bagi dunia hukum dan pendidikan di Indonesia.
“Innalillahi wa innailaihi raji’un. Almarhum merupakan purnawirawan perwira tinggi Polri, praktisi hukum, tenaga pendidik, guru, sekaligus salah satu tokoh yang turut membangun dan membesarkan organisasi advokat DePA-RI,” kata Luthfi Yazid.
Bagi jajaran pengurus dan anggota DePA-RI, Kamil Razak bukan sekadar tokoh organisasi. Ia juga merupakan guru dan pejuang yang telah memberikan ilmu, keteladanan, serta semangat pengabdian dalam perjalanan menegakkan keadilan dan menjaga kehormatan profesi advokat.
Sepanjang pengabdiannya, Kamil Razak menapaki perjalanan panjang di bidang kepolisian, penegakan hukum, dan kelembagaan negara. Ia pernah menjalankan tugas di lingkungan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pengabdiannya juga mencakup Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Di bidang pendidikan, hingga akhir hayatnya, ia menjabat sebagai Rektor Universitas Langlang Buana, Bandung.
Setelah purna tugas dari kepolisian, pengabdian Kamil Razak berlanjut melalui keterlibatannya dalam dunia advokat dan perjuangan membangun DePA-RI. Ia merupakan salah satu pendiri organisasi tersebut dan pernah menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum ketika Luthfi Yazid menunaikan ibadah haji.
Luthfi mengatakan, dedikasi, pemikiran, dan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Kamil Razak akan senantiasa menjadi bagian penting dari perjalanan DePA-RI. Keteladanan almarhum diharapkan terus menginspirasi generasi penerus dalam memperjuangkan tegaknya hukum dan keadilan di Indonesia.
“Bagi kami yang pernah belajar, menerima arahan, dan berjuang bersama beliau, kepergiannya meninggalkan duka mendalam. Namun, jasa dan keteladanannya akan tetap hidup dalam ingatan serta menjadi semangat bagi generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan demi tegaknya hukum dan keadilan di Indonesia,” ujar Luthfi.
Ia menambahkan, “Beliau terhenti oleh waktu, tetapi nilai perjuangan dan keteladanan yang diwariskannya akan tetap hidup dalam langkah kami.”
Keluarga besar DePA-RI turut mendoakan agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Mereka juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.
“Selamat jalan tokoh, guru, dan pejuang kami. Selamat jalan sahabat karib di DePA-RI,” kata Luthfi Yazid.
Kepergian Kamil Razak mengakhiri perjalanan pengabdiannya di dunia, tetapi jasa, pemikiran, dan keteladanan yang ditinggalkannya akan terus dikenang oleh keluarga besar DePA-RI dan mereka yang pernah belajar serta berjuang bersamanya. (Rls/Aat SS)
Tidak ada komentar