TANGERANG | BD — Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, resmi diresmikan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kamis (13/8/2026). Kehadiran jembatan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat setempat sekaligus membuka konektivitas yang lebih mudah untuk aktivitas sehari-hari warga.
Peresmian jembatan ini menjadi bagian dari program pembangunan Jembatan Merah Putih yang melibatkan kolaborasi TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta pihak swasta.
Bagi masyarakat Pangadegan, keberadaan jembatan tidak sekadar menghadirkan infrastruktur baru. Jembatan tersebut menjadi penghubung yang diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan berbagai kebutuhan, baik untuk bekerja, berdagang, maupun mengakses layanan publik.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi berbagai pihak dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kolaborasi TNI-Polri dalam program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi maupun Jembatan Garuda Merah Putih yang ada di Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.
Akses untuk Ribuan Warga
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada menjelaskan, Jembatan Garuda Merah Putih yang berada di lokasi tersebut diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 502 kepala keluarga atau kurang lebih 2.000 masyarakat.
“Alhamdulillah, di lokasi kita berdiri ini, kurang lebih sebanyak 502 KK dan sekitar 2 ribu masyarakat yang ada di sini bisa menikmati manfaat jembatan yang kita resmikan pada kesempatan siang hari ini,” ujar Indra.
Menurutnya, pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya TNI dan Polri untuk menghadirkan pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih juga menjadi salah satu dari sejumlah jembatan yang dibangun Polri di Kabupaten Tangerang. Secara keseluruhan, Polri membangun 14 jembatan di wilayah tersebut, sementara delapan jembatan lainnya dibangun oleh TNI.
Indra mengatakan tiga jembatan yang dibangun Polri, masing-masing berada di Pasar Kemis, Balaraja, dan Mauk, telah diselesaikan dalam waktu kurang lebih tiga bulan.
“Di Kabupaten Tangerang ini, kami melakukan pembangunan sebanyak 14 jembatan, yang mana tiga jembatan di Pasar Kemis, Balaraja dan Kecamatan Mauk, alhamdulillah telah diselesaikan dengan baik selama kurang lebih tiga bulan dan siap diresmikan,” jelasnya.
Diharapkan Perkuat Aktivitas Warga
Bupati Maesyal Rasyid berharap akses baru tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat. Menurutnya, konektivitas yang semakin baik akan membantu mempercepat berbagai aktivitas warga sekaligus mendukung pergerakan ekonomi di wilayah sekitar.
“Mudah-mudahan dengan percepatan akses ini akan juga mempercepat urusan-urusan warga, memperlancar roda perekonomian dan juga insyaallah ketahanan pangannya juga semakin meningkat,” imbuhnya.
Ia juga mengajak masyarakat Pangadegan untuk menjaga dan memelihara jembatan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Mari sama-sama kita jaga, kita pelihara agar jembatan ini bisa tahan lama dan manfaatnya bisa berkelanjutan,” imbaunya.
Dalam kesempatan tersebut, Maesyal turut menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, jajaran Forkopimda, pihak pengusaha, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan.
Selain peresmian Jembatan Garuda Merah Putih, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan serta penyerahan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. (*)
